Top 5 This Week

Related Posts

BENNY KREATOR MATA SUBANG DESAK”HAKIM “KASUS HARUN DENGAN HATI

BENNY KREATOR MATA SUBANG : DESAK ” HAKIM ” ADILI KASUS HARUN DENGAN HATI.

Kompas SBS, Subang – 23 Agustus 2026
Persidangan Muhamad Harun, jurnalis Triberita kini bukan lagi sekadar soal dakwaan. Kasus ini telah menjadi ujian nurani bagi penegak hukum di Kabupaten Subang.

Hal itu ditegaskan Benny Pesirerun SH, Kepala Biro Media Inti Jaya Subang sekaligus Kreator TikTok @MataSubang. Menurutnya, seorang hakim wajib menjaga 3 nilai dasar dalam filsafat hukum.

“Pertama Kepastian Hukum, Menegakkan aturan sesuai undang-undang tertulis.
Kedua Kemanfaatan, Menilai apakah hukuman tersebut membawa kebaikan atau justru menghancurkan hidup seseorang,” tandas Benny.

“Ketiga adalah Keadilan Hati Nurani. Yaitu kepekaan batin untuk menangkap kepatutan, proporsionalitas, dan kondisi sosial terdakwa,” lanjutnya.

Benny menilai, ketika pasal terasa kaku dan mencederai rasa kemanusiaan, maka hakim harus hadir sebagai jembatan. “Hukum tanpa kompromi kemanusiaan adalah kesewenang-wenangan yang terselubung. Disitulah hati nurani hakim harus bekerja agar keadilan sejati tetap tegak berdiri,” tegasnya.

Sementara menyoroti kasus Harun, Benny menyebut banyak kejanggalan di persidangan. “Seperti yang saya lihat saat ini terkait kasus yang menjerat Harun dalam tuduhan pemerasan, banyak hal dalam persidangan terlalu dipaksakan,” ujarnya.

Ia mengacu pada keterangan saksi yang meringankan. “Pada dasarnya hakim harus bisa melihat dalam fakta persidangan bahwa saksi mengatakan Harun tidak memeras dan tidak mengancam. Terus apa yang harus kita lakukan sementara saksi mengatakan sesuai dengan faktanya?” tanya Benny.

Di akhir pernyataannya, Benny menitipkan pesan moral kepada majelis hakim. “Disinilah reputasi hakim diuji agar lebih dewasa dan mawas diri dalam melihat kasus Harun ini. Karena Harun tidak bisa berbuat banyak yang diduga ditekan oleh keadaan kekuasaan. Harun punya anak yang masih membutuhkan kasih sayang dan istri yang dinafkahi. Jadi hakim penentu dalam mengambil putusan dengan hati,” pungkasnya.

Reporter Kompas SBS
D.jekiw.

Popular Articles