BANTAENG – KOMPAS. Pemuda LIRA A,Yusdanar Hakim memimpin menyampaikan aspirasi masyarakat SD Inpres Panjang Desa La,bo kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan
Mengemukakan bahwa kami bukan menginterprensi atau apapun bentuknya tetapi kami menyurat hanya ingin mengetahui apa sebenarnya dan mengapa aset pemerintah di bongkar dan
di alihkan menjadi bangunan MBG (Makanan Bergizi Gratis) Ungkap yusdanar
Mengawali sidang paripurna ini Ketua Cab,Partai PKB ( Partai Kebangkitan Bangsa) Muh Asri Bakri, SE,memimpin rapat bersama Wakil ketua 2 Hj Jumran,di dampingi ,Hj Emmi dn H,Karim ,dan di hadiri pula beberapa anggota dewan lainnya Selasa 28/04/2026
Juga hadir pula sekretaris Migas Andi Yanti Mustajab Kabag Ekonomi ,Kabid aaset ,dan para ASN yg terkait Tidak dapat di sebut nama dan jabatannya
Pemimpin rapat Asri menyatakan bahwa Rapat Dengar Pendapat ini kami mengundang Bapak Wakil Bupati sebagai ketua Migas di Bantaeng

Selain itu,sebagai sekretaris yg sempat hadir Andi Yanti Mustajab mohon maaf sebesar besarnya kami mengakui kesalahan dan kelalaian dalam pelaksanaan tersebut
Kenapa sesuai berjalannya waktu ,kami bersama kepala sekolah ,pak Desa hadir di tempat itu
Sempat kepala sekolah menyatakan bahwa rumah dinas ini,memang adalah biasa kami pakai termasuk guru guru ,dan kami juga sudah berkordinasi sama Kabid Aset bahwa tanah tersebut adalah tanah milik Inpres begitulah yang kami ketahui
Ironisnya ,sebelum berita ini muncul kami dari media ini dan bnerpa teman media datang kelokasi kami dapat info bahwa ada Chet di duga dari seseorang menyatakan harus di kosongkan malam ini itu rumah sebab mau di banguni Gedung MBG
Kuat dugaan dan kami beberapa kali ingin konfirmasi pada ketua Migas Wakil Bupati Bantaeng tetapi kami tidak di beri Respon sampai naiknya berita ini
Laporan : Suarni Kabiro BantaengÂ

