Doc foto Usman Husin cup II. 2026
Kompas.sbs | Rote Ndao – Anggota DPR RI Usman Husin kembali menggelar Hus Kuda Usman Husin Cup II di Kabupaten Rote Ndao, Kamis (02/07/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Melestarikan Tradisi, Membangun Prestasi, Menyatukan Budaya” itu digelar sebagai upaya melestarikan budaya pacuan kuda tradisional sekaligus mendorong sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Dalam wawancara dengan awak media, Usman Husin mengatakan bahwa penyelenggaraan Hus Kuda berangkat dari kepeduliannya terhadap budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Rote Ndao.
“Hus merupakan budaya yang sangat sakral di Rote Ndao. Jika terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas, saya yakin tradisi ini mampu menjadi daya tarik wisata yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Usman.
Menurutnya, penyelenggaraan Hus Kuda Usman Husin Cup II tidak hanya bertujuan melestarikan tradisi, tetapi juga membangun prestasi para peserta sekaligus mempererat persatuan masyarakat melalui budaya.
Usman menjelaskan, lokasi perlombaan sengaja dipilih di tempat yang mudah dijangkau masyarakat agar semakin banyak pengunjung yang dapat menyaksikan langsung pacuan kuda tradisional tersebut. Ia juga menghadirkan piala bergilir dan piala tetap sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi para peserta.
“Saya berharap kegiatan Hus Kuda menjadi agenda tahunan Kabupaten Rote Ndao dan masuk dalam kalender pariwisata daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas,” katanya.
Selain fokus pada pelestarian budaya, Usman mengaku terus memperjuangkan sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat Rote Ndao. Ia menyebut sekitar 80 persen warga bekerja sebagai petani sehingga pemerintah perlu memberikan dukungan melalui bantuan alat dan mesin pertanian.
Berbagai bantuan seperti traktor, combine harvester, hingga bibit tanaman telah disalurkan kepada kelompok tani. Menurut Usman, bantuan tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengajak generasi muda memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan budaya Hus kepada masyarakat Indonesia hingga mancanegara.
“Anak-anak muda saat ini sangat dekat dengan media sosial. Saya berharap mereka ikut mempromosikan budaya Hus agar semakin dikenal luas. Kalau bukan generasi muda yang menjaga budaya sendiri, siapa lagi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Busalangga Barat, Mikael Arnolus Lute, menyampaikan apresiasi kepada Usman Husin atas kepercayaan menjadikan desanya sebagai lokasi penyelenggaraan Hus Kuda.
Menurut Mikael, kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat karena banyak warga memperoleh tambahan penghasilan dari aktivitas berdagang selama perlombaan berlangsung.
“Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk berjualan sehingga memperoleh tambahan penghasilan. Kami berharap Hus Kuda tetap dilaksanakan setiap tahun di Desa Busalangga Barat dengan konsep yang lebih meriah dan semakin menarik wisatawan,” katanya.
Antusiasme ribuan masyarakat yang memadati arena perlombaan menjadi bukti bahwa tradisi Hus masih memiliki tempat di hati masyarakat Rote Ndao. Melalui semangat “Melestarikan Tradisi, Membangun Prestasi, Menyatukan Budaya”, kegiatan Hus Kuda Usman Husin Cup II diharapkan terus berkembang menjadi agenda budaya dan destinasi wisata unggulan yang mampu mengangkat nama Kabupaten Rote Ndao di tingkat nasional maupun internasional. YH

