Kompas.sbs Padang Lawas – Jajaran Kodim 0212/Tapanuli Selatan (TS) bersama masyarakat melaksanakan rehabilitasi jembatan gantung di Desa Huta Lombang, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Rabu (21/10/2026). Progres rehabilitasi jembatan tersebut telah mencapai 61,5 persen.
Jembatan dengan panjang 85 meter dan lebar 1,5 meter tersebut menjadi salah satu akses yang diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pembangunan jembatan melibatkan jajaran Kodim 0212/TS bersama warga Desa Huta Lombang. Melalui perbaikan jembatan gantung ini, diharapkan akses penghubung bagi masyarakat dapat berfungsi lebih baik sehingga aktivitas warga, termasuk mobilitas sehari-hari, berjalan lebih lancar.
Pemerintah menunjukkan keseriusan dalam membangun dan memperbaiki jembatan sebagai infrastruktur vital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menghubungkan daerah yang sulit dijangkau, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal. Pembangunan dan rehabilitasi jembatan bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah strategis untuk memangkas biaya logistik dan mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas dasar.
Kapendam I/BB Kol Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan bahwa jembatan gantung di Desa Huta Lombang memiliki peran vital dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat. Infrastruktur seperti ini menjadi urat nadi kehidupan di wilayah pedesaan karena menghubungkan area yang terpisah oleh sungai atau kondisi geografis lainnya.
Jembatan tersebut juga menjamin kelancaran anak-anak menuju sekolah serta memudahkan warga dalam menjangkau fasilitas kesehatan dan pelayanan publik. Selain itu, jembatan memberikan rasa aman bagi pejalan kaki dan pengendara roda dua sehingga mereka tidak perlu melintasi sungai secara langsung, terutama saat debit air meningkat.
Pembangunan jembatan gantung di berbagai daerah pelosok selalu disambut baik oleh masyarakat. Kehadiran infrastruktur tersebut membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari warga, mendukung kelancaran aktivitas dan perekonomian setempat, serta memperkuat konektivitas antar wilayah. (RP)
Sumber: Pendam I/BB

