Top 5 This Week

Related Posts

Sebulan Penuh Digelar, Expo UMKM Rote Ndao Catat Omzet Rp2,5 Miliar dan 31.360 Pengunjung

ROTE NDAO | KOMPAS.SBS – Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama satu bulan, 1–31 Agustus 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu mencatat omzet sementara pelaku UMKM mencapai sekitar Rp2,5 miliar.

Laporan tersebut disampaikan Ketua Panitia Pameran Pembangunan dan Expo UMKM, Peterson Soleman Hangge, S.Sos., dalam acara penutupan yang berlangsung pada Senin (31/08/2026).

Peterson mengatakan, pameran tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan hasil pembangunan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memperkenalkan potensi daerah, mempromosikan produk unggulan, memperluas akses pasar, serta membangun jejaring usaha.

“Pameran pembangunan dan UMKM bukan sekadar kegiatan untuk menampilkan hasil pembangunan daerah, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkenalkan potensi daerah, mempromosikan produk unggulan, memperluas akses pasar, serta mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Peterson dalam laporannya.

Selama pelaksanaan kegiatan, sebanyak 263 peserta ambil bagian. Jumlah tersebut terdiri atas 58 peserta dari perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD, serta 205 pelaku UMKM.

Dari aktivitas perdagangan selama expo, panitia mencatat total transaksi atau omzet sementara sekitar Rp2,5 miliar. Menurut Peterson, angka tersebut menunjukkan bahwa expo memberikan ruang pemasaran yang nyata bagi pelaku UMKM untuk bertemu langsung dengan konsumen.

Namun, keberhasilan expo tidak hanya diukur dari nilai transaksi. Pertemuan antara pelaku usaha dan masyarakat juga membuka peluang terbentuknya jejaring usaha, meningkatnya pengenalan terhadap produk lokal, serta terbukanya akses pasar baru yang diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari jumlah pengunjung. Panitia mencatat sekitar 31.360 orang datang selama pelaksanaan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM. Kehadiran ribuan pengunjung tersebut menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.

Selain aktivitas ekonomi, panggung expo juga diwarnai berbagai kegiatan seni, budaya, olahraga, dan kreativitas masyarakat. Sebanyak 80 pengisi acara dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, serta kelompok komunitas masyarakat turut ambil bagian.

Sejumlah perlombaan juga digelar, antara lain lomba dance, peserta karnaval terbaik, tari kreasi anak, renang, Festival Budaya Rotemalo, Festival Tunas Bahasa Ibu, hingga turnamen e-sport. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak dan masyarakat untuk menunjukkan kreativitas, kebersamaan, sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah.

Dari sisi penerimaan daerah, panitia juga melaporkan penerimaan retribusi parkir sebesar Rp28.816.000 selama pelaksanaan kegiatan.

Peterson menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, pelaku UMKM, dunia usaha, mitra dan sponsor, petugas keamanan, petugas kebersihan, serta masyarakat yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh peserta lomba dan pihak yang terlibat dalam menjaga kebersihan serta kelancaran kegiatan sejak tahap persiapan hingga penutupan.

“Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan masih terdapat berbagai kekurangan. Atas nama panitia, kami memohon maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam pelayanan, pengaturan kegiatan, maupun aspek lainnya,” katanya.

Peterson berharap Expo UMKM tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurut dia, kegiatan tersebut harus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat promosi pembangunan daerah, meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, memperluas akses pasar, melestarikan budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Rote Ndao.

Setelah laporan panitia disampaikan, rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan Bupati Rote Ndao sekaligus penutupan resmi Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao 2026.

Sebulan penuh masyarakat Rote Ndao merayakan kemerdekaan. Di balik panggung, stan UMKM, perlombaan, dan hiburan, expo meninggalkan cerita tentang pertemuan antara produk lokal dan konsumen, kreativitas anak-anak dan masyarakat, serta harapan agar geliat ekonomi daerah terus bergerak setelah lampu pameran dipadamkan.

Popular Articles