Kompas.sbs || Tebing Tinggi Sumut – RombonganPengurus Forwaka Kota Tebing Tinggi adakan kunjungan ke Sekretariat DPRD Kota Tebing Tinggi. Kedatangan Forwaka disambut hangat Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi, Sakti Khadafi Nasution.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Forwaka Hendra Syahputra kembali menyampaikan program kerja organisasi ke depan, termasuk rencana pelantikan kepengurusan yang akan segera dilaksanakan.
Sakti Khadafi Nasution mengatakan DPRD Kota Tebing Tinggi pada prinsipnya menyambut baik maksud dan tujuan Forwaka selaku organisasi sosial kontrol yang memantau jalannya organisasi instansi kepemerintahan khususnya Kota Tebing Tinggi seperti yang dilakukan DPRD sebagai lembaga pengawas kebijakan dan siap memberikan data-data yang diperlukan tim Forwaka.
Menurutnya, DPRD terbuka terhadap Forwaka sebagai bagian dari lembaga sosial kontrol yang dapat menyampaikan aspirasi masyarakat. Berbagai masukan yang disampaikan Forwaka, ucapnya , akan diterima dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan DPRD.
Dalam dialog tersebut, Sekretaris Forwaka Budi Hartono turut menyoroti persoalan status pekerja pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini disebut masih berstatus relawan.
Budi berharap kejelasan status para pekerja tersebut yang saat ini disebut relawan, dapat menjadi perhatian sehingga mereka memperoleh kepastian mengenai status pekerjaan dan hak-haknya.
Ketua DPRD Sakti Khadafi Nasution memberikan atensi terhadap persoalan tersebut. Ia menyampaikan bahwa persoalan itu akan dibahas bersama anggota DPRD, khususnya pihak yang membidangi urusan ketenagakerjaan.
Selain persoalan ketenagakerjaan, anggota Forwaka Arbain juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan di Pulau Irian Gang Sepakat. Arbain berharap kondisi jalan tersebut dapat segera mendapat perhatian dan perbaikan karena menjadi salah satu akses jalan yang panjangnya sekita 100 meter, dikeluhkan masyarakat setempat yang selama 15 tahun belakangan ini tidak terawat/rusak namun tidak pernah ada perbaikan.
Menanggapi aspirasi itu, Sakti Khadafi Nasution mengatakan DPRD menerima masukan tersebut dan akan membahasnya bersama anggota fraksi maupun pihak yang membidangi pembangunan infrastruktur jalan. DPRD selanjutnya akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tebing Tinggi untuk mendapatkan tindak lanjut sesuai kewenangan.
Pertemuan antara Forwaka dan DPRD Kota Tebing Tinggi kemudian ditutup dengan foto bersama. Audiensi ke Pemerintah Kota dan DPRD tersebut menjadi langkah awal Forwaka Tebing Tinggi dalam membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan sekaligus menjalankan peran wartawan sebagai penyampai informasi dan aspirasi masyarakat.(*)

