Kompas SBS – LANGKAT
Sebuah gudang penyimpanan dan pengolahan minyak tradisional milik Suriadi (47) ludes dilalap api di Dusun IV, Desa Serapuh ABC, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Kejadian ini berlangsung pada Kamis (27/8/2026) sekira pukul 14.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp300 juta.

Kapolsek Padang Tualang, IPTU M. Yassir Parinduri, M.H., menuturkan bahwa pihaknya menerima informasi dari warga setempat sesaat setelah api terlihat membakar bangunan dapur minyak tersebut. Petugas langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan, saat kejadian pemilik tidak berada di tempat. Dugaan awal penyebab kebakaran adalah melimpahnya tempat penampungan residu hasil pembakaran minyak mentah, yang kemudian memicu api dan merembet ke gudang penyimpanan,” ujar Kapolsek.

Pemadaman Dibantu Warga
Api yang awalnya kecil dengan cepat membesar karena banyaknya bahan bakar berupa minyak dan kayu di lokasi. Sekitar pukul 15.30 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Langkat tiba di TKP. Bersama bantuan warga sekitar, petugas Damkar berupaya memadamkan api yang sempat mengancam permukiman penduduk.

Setelah berjuang selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 17.30 WIB. Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan adanya bekas drum, kayu, seng, dan pipa yang hangus terbakar.
Kerugian Mencapai Ratusan Juta
Meski tidak ada korban jiwa, dampak ekonomi bagi korban cukup berat. Berdasarkan pendataan awal, kerugian materiil akibat terbakarnya bangunan gudang, peralatan produksi, dan stok minyak tradisional diperkirakan mencapai Rp300.000.000 (tiga ratus juta rupiah).
Suriadi, pemilik usaha yang berdomisili di Dusun VII Desa Kwala Besilam, kini sedang mendata ulang kerugian secara detail. Pihak kepolisian bersama tim forensik masih melakukan olah TKP untuk memastikan tidak adanya unsur kesengajaan dalam kejadian ini.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi sudah kondusif. Kapolsek Padang Tualang mengimbau kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha berbasis minyak atau bahan mudah terbakar lainnya, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan memastikan standar keamanan tempat kerja demi mencegah hal serupa terulang di masa depan.
Warianto

