Top 5 This Week

Related Posts

Warga Desak Polsek Motoling Bertindak, Anak di Bawah Umur Mengendarai Motor Dinilai Membahayakan

Breaking news:

Kompas.sbs: MINAHASA SELATAN : SULUT — Berbagai kalangan masyarakat meminta jajaran Polsek Motoling meningkatkan penertiban terhadap anak-anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor di jalan raya.

Desakan tersebut muncul karena penggunaan sepeda motor oleh anak yang belum memenuhi persyaratan usia dan kelayakan berkendara dinilai bukan lagi persoalan sepele. Selain berisiko terhadap keselamatan anak itu sendiri, kondisi tersebut juga dapat membahayakan pengendara lain maupun pejalan kaki.

Masyarakat menilai sudah saatnya kebiasaan membiarkan anak di bawah umur membawa sepeda motor tidak lagi dinormalisasi. Keselamatan di jalan raya seharusnya menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari orang tua, masyarakat, hingga aparat penegak hukum.

“Jangan menunggu terjadi kecelakaan baru semua pihak bertindak. Anak-anak harus dilindungi, bukan dibiarkan membawa kendaraan sebelum waktunya,” ujar salah seorang warga.

Warga berharap Polsek Motoling tidak hanya melakukan penindakan ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga meningkatkan edukasi, patroli dan razia secara humanis di titik-titik yang sering dilalui pelajar dan anak-anak.

Di sisi lain, peran orang tua juga dinilai sangat penting. Memberikan sepeda motor kepada anak yang belum memenuhi ketentuan berkendara bukan bentuk kasih sayang, melainkan dapat membuka risiko keselamatan yang serius.

Masyarakat pun meminta adanya sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, sekolah dan orang tua untuk memberikan pemahaman sejak dini mengenai disiplin berlalu lintas.

Jangan tunggu korban berjatuhan. Jalan raya bukan tempat belajar mengemudi bagi anak-anak. Keselamatan harus menjadi prioritas, dan membiarkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor tidak boleh terus dianggap sebagai hal yang biasa.

Popular Articles