Top 5 This Week

Related Posts

Di Balik Seragam Baru, Ada Harapan Baru: Bupati Jeneponto Menyapa Anak-anak dari Bangkala hingga Arungkeke

Jeneponto – Senyum-senyum kecil itu merekah sejak pagi. Di halaman sekolah, anak-anak berbaris rapi dengan tatapan penuh rasa ingin tahu. Sebagian menggenggam erat tangan temannya, sebagian lagi sesekali melirik ke arah tamu yang datang. Hari itu bukan sekadar agenda penyerahan bantuan, melainkan hari ketika perhatian pemerintah hadir langsung ditengah-tengah mereka.

Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., memulai roadshow penyerahan bantuan seragam sekolah gratis ke sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Jeneponto. Bersama jajaran pemerintah daerah, dan pada beberapa titik didampingi Kejaksaan Negeri Jeneponto, ia mendatangi sekolah-sekolah untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh para siswa.

Perjalanan dimulai di Kecamatan Bangkala. Di SDN 22 Kassi Kebo, SDN 3 Nasara, SDN 25 Panaikang, SDN 29 Paccelanga, SD Pasar Allu, dan SDN 23 Borong Untia, satu per satu seragam diserahkan kepada para siswa. Wajah-wajah polos itu tampak sumringah menerima seragam baru yang akan mereka kenakan saat belajar di sekolah.

Bagi Bupati Paris Yasir, seragam yang dibagikan bukan sekadar kain yang dijahit menjadi pakaian. Di baliknya tersimpan harapan agar anak-anak semakin percaya diri menuntut ilmu dan orang tua dapat sedikit lebih ringan menghadapi kebutuhan pendidikan putra-putrinya.

Roadshow kemudian berlanjut ke SD 12 Kecamatan Tamalatea. Di sana, suasana tak hanya diwarnai prosesi penyerahan bantuan. Bupati menyempatkan diri menyapa para siswa, mendengarkan cerita mereka, dan berbincang dengan para guru mengenai kondisi sekolah.

“Semoga baju baru ini membawa semangat baru, membuat anak-anak semakin rajin berangkat ke sekolah dan semakin giat belajar. Masa depan Jeneponto ada di tangan mereka,” ungkap Bupati.

Perjalanan belum usai. Rombongan kembali bergerak menuju Kecamatan Arungkeke untuk menyerahkan bantuan kepada siswa SD 3, SD 6, SD 7, SD 11, dan SD 13 Arungkeke.

Di setiap sekolah yang dikunjungi, Bupati tidak hanya menyerahkan seragam. Ia juga berjalan menyusuri lingkungan sekolah, memperhatikan kebersihan toilet, kenyamanan ruang belajar, hingga berbincang langsung dengan para guru mengenai kebutuhan dan kondisi pendidikan di lapangan.

Menurutnya, pendidikan tidak cukup dibangun melalui kebijakan dari balik meja. Kehadiran langsung di sekolah menjadi cara untuk mendengar, melihat, dan memahami apa yang benar-benar dibutuhkan oleh peserta didik maupun tenaga pendidik.

“Ini bukan sekadar membagikan seragam. Ini adalah bentuk perhatian dan komitmen pemerintah agar tidak ada anak yang kehilangan semangat belajar karena keterbatasan. Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu membangun Jeneponto di masa depan,” kata Bupati.

Program bantuan seragam sekolah gratis menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mendukung akses pendidikan yang lebih merata. Di balik setiap seragam yang dikenakan, tersimpan harapan agar anak-anak Jeneponto melangkah ke ruang kelas dengan rasa percaya diri, semangat baru, dan keyakinan bahwa pemerintah selalu hadir mendampingi perjalanan mereka meraih cita-cita.

#TerusMengabdi #JenepontoBahagia

Popular Articles