Top 5 This Week

Related Posts

Tokoh Organisasi di Bengkayang Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Tidak Terprovokasi

Bengkayang, Kalbar – Kompas.SBS Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif terus dilakukan oleh seluruh elemen organisasi di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Bengkayang.

Terkait adanya kekisruhan yang sempat terjadi beberapa hari lalu di Kabupaten Sintang, sejumlah tokoh organisasi di Bengkayang turut menyampaikan tanggapan serta imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.

Ketua Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang, Ns. Rian, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda Dayak di Kabupaten Bengkayang, untuk tetap menjaga situasi daerah agar tetap aman dan damai.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Kamis (21/5/2026), Ns. Rian menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya:

Mengimbau seluruh pemuda dan pemudi Dayak di Kabupaten Bengkayang agar tidak ikut campur maupun terlibat dalam persoalan yang terjadi antara Panglima P. dan Saudara D. di Kabupaten Sintang.

Mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, kedamaian, dan kondusivitas di Kabupaten Bengkayang.
Mengingatkan agar tidak memperkeruh suasana melalui komentar negatif di media sosial, terlebih yang mengarah pada isu SARA.

Mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga soliditas, solidaritas, serta persatuan dalam keberagaman di Kabupaten Bengkayang.

“Jangan sampai persoalan yang terjadi di daerah lain memicu perpecahan di tengah masyarakat kita. Mari bersama menjaga persatuan dan kedamaian,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Persatuan Orang Melayu (POM) Kabupaten Bengkayang yang diwakili oleh Nur Agung Laksono.

Agung menegaskan bahwa masyarakat Bengkayang telah lama hidup dalam keberagaman suku, agama, dan budaya, sehingga seluruh pihak diminta untuk terus menjaga keharmonisan tersebut.

“Kita sudah hidup sekian lama dalam keberagaman suku, agama, dan budaya. Mari kita jaga itu.
Segala sesuatu bisa diselesaikan tanpa harus menimbulkan kekacauan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga ucapan, perilaku, serta komunikasi antarsesama demi terciptanya suasana yang harmonis dan damai.

“Yang paling penting sekarang bagaimana kita menjaga agar hal-hal seperti itu tidak terjadi di daerah kita. Semua harus saling menjaga, baik dari lisan, ucapan, tingkah laku, maupun komunikasi yang baik antar sesama,” tambahnya.

Agung juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan.

Ingat, kita semua bersaudara. Tidak ada untungnya ribut-ribut. Jangan mau diprovokasi,”tutupnya.||Jurnalis:HD

Sumber: Agung’99

Popular Articles