Top 5 This Week

Related Posts

Dari Rumah Jabatan Bupati, Kemah Pemuda Rote Siapkan Agen Perubahan untuk Daerah

 

Kompas.sbs – Rote Ndao — Komunitas Anak Muda untuk Rote Ndao (KAMU Rote Ndao) kembali menggelar Kemah Pemuda Rote (KPR) IV Tahun 2026 sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Kegiatan yang telah berjalan sejak 2011 itu akan berlangsung pada 21–24 Mei 2026 di halaman Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.

KPR IV tahun ini mengusung tema “Pemuda Rote Berdaya” dengan melibatkan 100 pelajar SMA dan SMK dari berbagai sekolah di Kabupaten Rote Ndao. Program tersebut bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan kepemimpinan, pengembangan visi hidup, serta kemampuan menciptakan proyek percontohan yang berdampak bagi masyarakat.

Pengarah sekaligus founder KAMU Rote Ndao, Sepriyanto Alexander Feni, menjelaskan bahwa KPR hadir sebagai ruang pembinaan anak muda agar mampu mengenali potensi diri dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Anak muda Rote perlu memiliki visi, keberanian bermimpi, dan kemampuan menghadirkan solusi bagi lingkungan sekitar mereka. Karena itu, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dilatih membuat proyek kecil yang bisa diterapkan setelah kegiatan selesai, ujarnya.

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program KPR sebelumnya yang pernah dilaksanakan pada 2013, 2014, dan 2017. Setelah vakum beberapa tahun, KPR kembali digelar sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan keterbatasan akses pengembangan diri.

Dalam pelaksanaannya, peserta akan mendapatkan berbagai materi pelatihan, mulai dari pengembangan karakter, leadership skill, literasi digital, pendidikan masa depan daerah, hingga pelatihan membuat pilot project berbasis persoalan sosial dan lingkungan. Panitia juga menyiapkan sesi talkshow inspiratif, team building, analisis studi kasus, dan kegiatan refleksi kepemimpinan.

Selain itu, peserta akan diajak membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar melalui proyek kecil yang berfokus pada pencarian solusi atas persoalan lokal. Proyek tersebut diharapkan menjadi sarana latihan problem solving, tanggung jawab sosial, dan penguatan mental kepemimpinan.

“Kami ingin peserta tidak hanya pulang membawa teori, tetapi juga mampu menciptakan dampak nyata, minimal di lingkungan terdekat mereka,” kata Sepriyanto.

KAMU Rote Ndao menegaskan bahwa KPR lahir dari inisiatif komunitas dan tetap mengedepankan prinsip kemandirian dalam pendanaan maupun pelaksanaan kegiatan. Meski demikian, pemerintah daerah turut memberikan dukungan fasilitas, termasuk penyediaan lokasi kegiatan di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao.

Dalam proposal kegiatan disebutkan bahwa Kemah Pemuda Rote merupakan upaya strategis untuk menjawab kebutuhan generasi muda akan ruang pengembangan diri yang edukatif, rekreatif, dan spiritual. Program itu juga diarahkan untuk membentuk pemuda yang mandiri secara mental, matang secara spiritual, serta aktif berkontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat.

Dalam kutipan proposal, Ketua Panitia KPR IV Tahun 2026, Aplonia Adriana Mozes mengatakan seluruh rangkaian kegiatan disiapkan oleh relawan KAMU Rote Ndao yang terdiri dari berbagai bidang kepanitiaan, mulai dari acara, kepesertaan, media publikasi, konsumsi, hingga monitoring dan tindak lanjut program.

Panitia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda Rote yang berdaya, kreatif, dan memiliki semangat kolektif dalam membangun daerah.

“Pemuda adalah aset masa depan Rote Ndao. Karena itu mereka perlu dibina agar memiliki karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian menjadi agen perubahan,” demikian isi proposal kegiatan KPR IV Tahun 2026.YH

Popular Articles