Kompas.sbs-Kupang — Universitas Nusa Lontar (UNSTAR) mencatat sejarah baru dalam pengembangan jejaring akademik dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur. Momentum tersebut ditandai dengan bergabungnya Prof. Ir. Yusuf Leonard Henuk, M.Rur Sc.,Ph.D bersama empat doktor ke UNSTAR, sekaligus terjalinnya kerja sama strategis dengan Universitas Nusa Cendana (UNDANA) dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Rabu (13/05/2026)
Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak UNSTAR dengan UNDANA serta Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH
Kegiatan itu berlangsung di Kampus UNDANA dan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara UNSTAR dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH turut hadir dan menandatangani MoU tersebut di UNDANA sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Rote Ndao dalam rangka membuka Pendidikan Magister (S2) di UNSTAR yang tentu dibiayai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao.
Rektor dan sivitas akademika UNSTAR menyambut positif bergabungnya Prof. Ir.Yusuf Leonard Henuk, M.Rur.Sc.,Ph.D bersama empat doktor lainnya. Kehadiran para akademisi tersebut dinilai akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas akademik, penelitian, serta akreditasi kampus UNSTAR.
“Ini menjadi langkah maju bagi UNSTAR dalam membangun kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, baik perguruan tinggi maupun pemerintah daerah,” ujar salah satu pihak kampus dalam kegiatan tersebut.
Selain menjalin kemitraan lokal dan regional, UNSTAR juga menorehkan prestasi internasional, Prof.Ir. Yusuf Leonard Henuk, M.Rur.Sc., Ph.D secara resmi diundang sebagai pembicara dalam forum internasional yang akan berlangsung di Bali pada 17–18 September 2026.
Undangan tersebut diberikan setelah abstrak penelitian yang diajukan Prof. Ir. Yusuf Leonard Henuk, M. Rur. Sc., Ph.D bersama kolega dari UNSTAR, Dr. Ian Haba Ora, S.Pt.,M.Si dan Josua Sahala Sihombing, S.Pt., M.Sc dari Universitas Timor (UNIMOR) dinyatakan diterima (accepted) oleh panitia 13th International Conference on Agriculture 2026 (AGRICO 2026).
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi UNSTAR karena menunjukkan bahwa kualitas akademik kampus mulai mendapat pengakuan di tingkat internasional.
Rangkaian capaian tersebut disambut meriah oleh civitas akademika UNSTAR dalam suasana syukuran yang digelar di kawasan Bambu Kuning, Kupang.
Dengan terjalinnya kerja sama bersama UNDANA, Kanwil Kemenkumham NTT, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, UNSTAR optimistis mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jaringan akademik, dan memperbaiki peringkat institusi di masa mendatang.YH

