Top 5 This Week

Related Posts

Tak Kalah Tangguh! Tri Srikandi Polairud Polda Sulut Ikut Latihan Penurunan Ketinggian Bersama Dirpolairud

Kota Bitung, Kompas :Semangat dan keberanian luar biasa mewarnai kegiatan pelatihan Pencarian dan Pertolongan (SAR) serta teknik penurunan dari ketinggian atau yang dikenal dengan istilah rappelling, yang digelar Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulawesi Utara.

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena kembali diaktifkan setelah terakhir diselenggarakan pada tahun 2009, berarti berhenti selama 17 tahun lamanya.

Latihan berlangsung di depan Markas Komando Polairud Polda Sulut, Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, pada Jumat (8/5/2026) pukul 07.30 WITA, dan dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H.

TRI SRIKANDI POLAIRUD: TANGGUH, BERANI DAN TAK KALAH DARI YANG LAIN

Salah satu hal yang paling menarik perhatian dan mendapat pujian luas adalah kehadiran serta keberanian tiga orang anggota polisi wanita di satuan ini, yang dikenal dengan sebutan Tri Srikandi Ditpolairud Polda Sulut.

Pelatihan ini melibatkan berbagai personel, di antaranya Kompol Merry Pakku, AKP Nuryati Kampungbae, dan Brigadir Winda Lakoy. Seluruh peserta diberikan materi secara langsung dengan pendekatan praktik di lapangan.

Dikenal sebagai sosok yang selalu berbakti dan dekat dengan masyarakat, ketiganya tidak hanya menjadi penonton atau pendukung, melainkan ikut terjun langsung menghadapi tantangan yang menuntut ketahanan fisik dan mental tinggi. Bersama Dirpolairud dan seluruh personel, mereka juga melaksanakan penurunan dari ketinggian tebing yang mencapai 40 hingga 50 meter.

 

Langkah berani ini membuktikan bahwa dedikasi pengabdian tidak dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Ketiganya membuktikan diri mampu mengikuti seluruh tahapan latihan dengan tertib, tepat, dan penuh percaya diri, sama seperti rekan-rekan anggota lainnya. Sosok mereka menjadi contoh nyata bahwa di Polairud, setiap orang memiliki peran yang sama pentingnya dan siap mengemban tugas berat demi keselamatan negara dan rakyat

Sebelum memulai pelaksanaan di tebing, seluruh peserta mendapatkan pembekalan materi, tata cara pemakaian perlengkapan pelindung diri, hingga teknik yang aman dan benar dari instruktur yang berpengalaman. Kombes Pol Bayuaji sendiri juga ikut turun langsung dan mengawasi setiap tahapan, bahkan memberikan petunjuk serta semangat kepada semua anggota, termasuk ketiga anggota polisi wanita tersebut.

Sebagaimana diketahui, kegiatan ini diadakan sebagai upaya penyegaran kemampuan, mengingat materi dan latihan serupa sudah lama tidak dilaksanakan. Bagi banyak anggota yang baru bergabung, ini adalah pengalaman pertama, sedangkan bagi yang sudah lama bertugas, kesempatan untuk mengulang dan menyempurnakan kembali keterampilan yang sangat krusial dalam tugas penyelamatan.

 

Kemampuan menurun dari ketinggian merupakan salah satu kemampuan dasar yang wajib dikuasai, mengingat wilayah kerja Polairud mencakup daerah pesisir, perbukitan, hingga kawasan yang memiliki medan sulit dan beragam tantangan alam.

Dalam kesempatannya, Kombes Pol Bayuaji menyampaikan rasa bangganya atas semangat yang ditunjukkan seluruh anggota, khususnya ketiga anggota polisi wanita tersebut.

“Saya sangat bangga melihat keberanian dan semangat Tri Srikandi kita. Ini membuktikan bahwa pengabdian itu tidak mengenal batas. Baik laki-laki maupun perempuan, semuanya memiliki kemampuan dan semangat yang sama tangguhnya dalam melindungi serta melayani masyarakat,” ujarnya.

“Latihan ini kita hidupkan kembali setelah lama terhenti, karena kemampuan ini adalah modal utama. Kita harus siap menghadapi segala situasi, di mana pun dan kapan pun. Kehadiran serta kesiapan seluruh anggota hari ini, menjadi bukti nyata semangat baru yang kita bangun bersama di Ditpolairud Polda Sulut,” tambahnya.

Sementara itu, PSK Kasubag Remin Ditpolairud Polda Sulut AKP Nuryati Kampungbae

“Kegiatan latihan SAR dan penurunan dari ketinggian tebing setinggi 40 hingga 50 meter ini kami selenggarakan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penyegaran kemampuan seluruh personel. Sebagaimana diketahui bersama, materi dan praktik serupa terakhir dilaksanakan pada tahun 2009 lalu, sehingga terhenti selama kurang lebih 17 tahun.”

 

“Di bawah kepemimpinan Bapak Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., kegiatan ini kembali dihidupkan dan dijadikan program prioritas. Kegiatan diawali dengan pemberian teori, tata cara pemakaian alat pelindung diri yang benar, pengarahan teknis dari instruktur berpengalaman, hingga dilanjutkan praktik langsung turun ke lokasi latihan. Seluruh elemen satuan hadir dan mengikuti mulai dari pejabat utama, perwira, bintara hingga tamtama tanpa terkecuali,” jelas AKP Nuryati.

 

Ia juga menyoroti partisipasi luar biasa dari tiga anggota polisi wanita di lingkungannya yang dijuluki sebagai Tri Srikandi Ditpolairud.

“Yang menjadi kebanggaan tersendiri adalah keberanian dan semangat Tri Srikandi kita. Mereka membuktikan bahwa meskipun perempuan, fisik dan mental mereka sama tangguhnya, siap terjun langsung dari ketinggian dan melaksanakan tahapan latihan sebagaimana rekan-rekan lainnya. Ini menunjukkan kesetaraan peran dan tanggung jawab dalam mengemban tugas negara,” tambahnya.

AKP Nuryati Kampungbae memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada berbagai pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

“Pertama-tama saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan tertinggi kepada Bapak Direktur Polairud Polda Sulut yang selalu memimpin langsung, hadir di garis depan dan menjadi teladan bagi kita semua. Gaya kepemimpinan beliau yang dekat, peduli, dan tegas menjadi pendorong semangat terbesar bagi seluruh anggota.”

“Apresiasi juga saya sampaikan kepada para instruktur dari Brimob Polda Sulut yang telah berbagi ilmu dan keterampilan secara tulus serta profesional. Tidak kalah pentingnya, penghargaan sebesar-besarnya untuk seluruh personel Ditpolairud, khususnya Tri Srikandi kita yang telah menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, dan keberanian luar biasa sehingga kegiatan ini berjalan sukses, aman, dan lancar tanpa kendala sedikitpun.”

“Kegiatan yang terhenti lama ini akhirnya bisa terlaksana kembali dengan kualitas yang sangat baik. Ini adalah keberhasilan kolektif kita semua,” ujarnya bangga.

kemampuan yang telah kita peroleh dan segarkan kembali hari ini tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan semata, namun menjadi kebiasaan dan kemampuan andalan setiap anggota dalam bertugas. Mari kita terus latih dan tingkatkan, agar setiap keterampilan tetap terjaga dan terasah dengan baik.”

“Saya berharap semangat kebersamaan, keberanian, dan kekompakan yang terjalin saat latihan terus kita bawa dan terapkan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Jadikan momen ini sebagai titik tolak kebangkitan kemampuan satuan, sehingga Ditpolairud Polda Sulut semakin profesional, tangguh, dan menjadi andalan utama dalam menjaga kedaulatan laut serta keselamatan masyarakat di wilayah Sulawesi Utara.”

“Semoga di bawah arahan pimpinan yang hebat ini, kita terus bergerak maju, semakin solid, dan semakin dicintai oleh masyarakat luas,” pungkas AKP Nuryati Kampungbae.

Popular Articles