Top 5 This Week

Related Posts

“Merajut Harmoni dari Utara: Saat Jakarta Utara Menyatukan Suara Demi Keutuhan Bangsa”

Jakarta, Kompas.Sbs — Di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang kian kompleks, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menunjukkan langkah konkret dalam merawat harmoni sosial.

Melalui forum silaturahmi lintas agama dan organisasi kemasyarakatan yang digelar Rabu (23/4/2026), semangat kebersamaan kembali ditegaskan sebagai fondasi utama menjaga stabilitas wilayah,
Bertempat di Jakarta Utara sejak pukul 08.00 WIB, kegiatan ini menjadi ruang temu berbagai elemen masyarakat.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, M.Si, yang hadir mewakili Wali Kota, menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar jargon, melainkan tanggung jawab kolektif,“Kerukunan tidak bisa dibangun sendiri oleh pemerintah, Ini adalah hasil dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat—tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda, Jakarta Utara harus menjadi contoh nyata wilayah yang damai dan stabil,” ujar Fredy dalam sambutannya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Utara, termasuk Kepala Suku Badan Kesbangpol Drs. Andi Achmad Kohar serta Ketua Sub Kelompok Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama, Sarah Inneke Putri, Kehadiran mereka memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat sipil.

Diskusi yang menjadi inti acara menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni H. Mawardi, S.Ag dari Kantor Kementerian Agama Jakarta Utara dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Utara, Drs. KH Sodikim Maksudi, Keduanya menyoroti pentingnya komunikasi lintas iman sebagai kunci utama mencegah potensi konflik sosial.

Acara berlangsung khidmat sejak awal, Setelah registrasi peserta, kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh dirigen Kartika dari Forum Lintas Ormas Jakarta Utara, Doa dipanjatkan oleh KH Agus Muslim, M.Pd, menambah nuansa spiritual yang menyejukkan.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari FKUB, FPK, FKDM, Forum Lintas Ormas, hingga organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, IPNU, IPPNU, Pemuda Katolik, FORMAG, dan Pemuda Batak Bersatu, Keberagaman ini justru menjadi kekuatan yang menyatukan.

Lebih dari sekadar seremoni, forum ini menjadi bukti nyata bahwa dialog terbuka mampu memperkuat persatuan, Pemerintah Kota Jakarta Utara berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan dalam membangun komunikasi yang sehat antar elemen masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama bukan hanya sebagai dokumentasi, tetapi simbol kuat komitmen bersama dalam menjaga harmoni, merawat kebhinekaan, dan memperkuat persatuan di Jakarta Utara.
(Bayu)

Popular Articles