Namlea, Sabtu (18/4/2026) — Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buru, M. Rum Soplestuny, menegaskan sejumlah target politik jangka menengah dan panjang usai dirinya terpilih memimpin DPD Golkar periode 2025–2030.
Soplestuny menyebut, konsolidasi internal partai akan difokuskan untuk memperkuat posisi Golkar di Kabupaten Buru, termasuk mengamankan kemenangan pada Pemilu 2029.
“Ke depan, kita punya misi untuk membesarkan dan menyukseskan Partai Golkar di Kabupaten Buru. Target utama kita adalah kemenangan dalam Pemilu 2029, termasuk mendukung pasangan presiden dan wakil presiden yang diusung atau didukung Partai Golkar,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan target untuk memperkuat keterwakilan Golkar di tingkat nasional, khususnya pada daerah pemilihan Maluku untuk kursi DPR RI pada Pemilu 2029. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu fokus utama konsolidasi kader di daerah.
Memasuki agenda politik berikutnya, Soplestuny juga menyoroti peluang Pemilu 2031, apabila revisi Undang-Undang Pemilu telah diberlakukan. Ia menargetkan minimal satu kursi DPRD Provinsi dari wilayah Kabupaten Buru dan Buru Selatan dapat terisi oleh kader Golkar.
Di tingkat daerah, ia juga menargetkan peningkatan atau minimal mempertahankan perolehan kursi DPRD Kabupaten Buru. Saat ini Golkar memiliki tiga kursi, dan ia menegaskan target ke depan tidak boleh turun dari lima kursi.
“Untuk DPRD kabupaten/kota, saat ini kita tiga kursi. Target kita minimal lima kursi, bahkan kalau bisa meningkat,” jelasnya.
Lebih jauh, Soplestuny turut membuka ruang bagi kader Golkar untuk bertarung dalam kontestasi Pilkada 2031, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Ia menyebut Golkar akan mendorong kader internal untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati, serta mendukung kader yang berpeluang di tingkat gubernur dan wakil gubernur.
“Golkar juga akan mengusung dan memenangkan kader-kader kita pada Pilkada 2031, baik untuk bupati dan wakil bupati, maupun gubernur dan wakil gubernur,” pungkasnya.

