Kompas.sbd-KUPANG — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi membuka Rapat Perdana Komite Pengarah Provinsi Program Kita Sehat di Aula Fernandez Lantai 4 Kantor Gubernur NTT, Selasa (14/04/2026).
Rapat ini menjadi langkah awal Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan ketahanan sistem kesehatan daerah. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat kementerian, antara lain Direktur Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas Jarot Indarto, Sesditjen Kesprimkom Kementerian Kesehatan Hendrastuti Pertiwi, serta Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Hendra Wibowo, bersama jajaran pejabat Pemprov NTT dan tim Program Kita Sehat.
Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Bappenas, Diah Lenggogeni, mengatakan bahwa NTT menjadi salah satu provinsi pelaksana awal Program Kita Sehat. Program tersebut merupakan bagian dari transformasi sektor kesehatan melalui kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia.
Program Kita Sehat berfokus pada penguatan ketahanan kesehatan melalui pendekatan One Health, peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan primer, serta integrasi layanan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan, ujar Melki .
Gubernur menegaskan pentingnya peran Pemerintah Provinsi NTT agar pelaksanaan program selaras dengan rencana pembangunan nasional. Selain itu, penetapan kabupaten/kota prioritas dinilai penting untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata.
Program ini diharapkan mampu mendorong perubahan signifikan, mulai dari penguatan layanan kesehatan primer hingga pengendalian penyakit. Momentum ini penting untuk menghasilkan proyek percontohan yang dapat direplikasi ke depan, katanya.
Sementara itu, Counsellor Governance and Human Development Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Joana O’Shea, menyatakan bahwa kemitraan Indonesia dan Australia di sektor kesehatan merupakan komitmen strategis jangka panjang dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh.
Menurut dia, program tersebut akan terus dipantau untuk memastikan keberlanjutan serta didukung tata kelola yang kuat agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa Program Kita Sehat telah terintegrasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.
Program ini sejalan dengan visi pembangunan NTT untuk mewujudkan daerah yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan. Forum ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan, ujarnya.
Ia berharap, rapat perdana ini mampu menghasilkan gagasan konstruktif sehingga implementasi Program Kita Sehat dapat berdampak nyata bagi masyarakat di NTT.YH

