Indramayu, Kompas.sbs – Seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan kapal terbalik di perairan Indramayu akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (24/1/2026). Korban ditemukan oleh tim gabungan setelah dilakukan pencarian selama dua hari.
Korban diketahui bernama Karyono (45) alias Tiplok bin Amad, nelayan asal Desa Dadap Blok Karang Pandan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Ia merupakan salah satu dari tiga nelayan yang menjadi korban kecelakaan kapal KM Baru Kasih yang terbalik akibat gelombang laut tinggi pada Jumat (23/1/2026).
Kronologi Kejadian Kapal Terbalik
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Baru Kasih berangkat melaut dengan membawa tiga orang nelayan untuk mencari ikan. Namun, saat berada di tengah laut, kapal tersebut dihantam gelombang besar hingga terbalik. Akibatnya, ketiga nelayan terlempar ke laut.
Dua nelayan, Carsidi (30) dan Endi (28), warga Desa Dadap, berhasil menyelamatkan diri. Sementara Karyono dinyatakan hilang dan dilakukan upaya pencarian oleh tim gabungan.
Kepala Satuan Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan korban ditemukan pada Sabtu siang sekitar pukul 12.43 WIB.
“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pada Sabtu siang oleh tim gabungan Satuan Polairud Polres Indramayu dan Basarnas,” ujar AKP Asep Suryana.
Ia menjelaskan, proses pencarian sempat terkendala cuaca ekstrem berupa ombak besar dan angin kencang. Informasi awal keberadaan korban diperoleh dari seorang pemancing yang melihat jasad korban di bagian depan kapal.
“Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung menuju lokasi dan mengevakuasi korban,” jelasnya.
Hasil identifikasi memastikan jasad tersebut adalah Karyono, berdasarkan pengakuan pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan penyelamatan resmi dihentikan.
Saimin

