Top 5 This Week

Related Posts

Warga Olak Kemang Resah, Jalan Setapak Rusak Diduga Dampak PETI Ilegal

  • Batang hari, kompas sbs.id — Kekhawatiran masyarakat terhadap kerusakan jalan setapak di Desa Olak Kemang semakin meningkat. Jalan yang kini terlihat retak dan miring diduga kuat akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berlangsung secara diam-diam.
    Sabtu.(25/04/26)

    Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan bahwa para pelaku PETI diduga beroperasi pada malam hari di sekitar lokasi jalan tersebut. Sementara pada siang hari, mereka bekerja di lokasi lain yang jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), guna menghindari perhatian dan kecurigaan masyarakat.
    “Kalau malam mereka beraktivitas di dekat jalan ini, tapi siang harinya tidak terlihat di sini. Sepertinya mereka sengaja berpindah tempat agar tidak ketahuan,” ungkap salah satu warga.

    Kondisi ini membuat masyarakat semakin sulit mengawasi aktivitas ilegal tersebut. Dampaknya, kerusakan lingkungan dan infrastruktur seperti jalan setapak terus terjadi tanpa pengawasan maksimal.

    Kepala Desa Olak Kemang yang sebelumnya telah turun langsung ke lokasi menyatakan keprihatinannya atas situasi ini. Pemerintah desa berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pihak berwenang guna menindaklanjuti laporan masyarakat serta menertibkan aktivitas PETI yang meresahkan.

    Warga berharap aparat penegak hukum dapat melakukan patroli rutin, khususnya pada malam hari, agar aktivitas ilegal tersebut dapat dihentikan dan kerusakan tidak semakin meluas. Selain itu, masyarakat juga meminta adanya perbaikan segera terhadap jalan yang rusak demi lancarnya aktivitas dan anak-anak sekolah yang melintas di jalan tersebut dan keselamatan bersama.(Msr)

Popular Articles