Top 5 This Week

Related Posts

WANITA DENGAN INISIAL VS DIDUGA DIREKAM TERSEMBUNYI SAAT MANDI OLEH TETANGGA SENDIRI!

BANTAENG — KOMPAS. Aksi dugaan pelecehan seksual secara diam-diam mengguncang wilayah Tala-Tala, Kelurahan Bontorita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Seorang ibu rumah tangga berinisial VS menjadi korban dugaan aksi tidak terpuji usai dirinya direkam menggunakan kamera HP secara tersembunyi saat berada di dalam kamar mandi.

Kejadian mengerikan tersebut bermula pada hari Minggu, saat suami VS sedang pergi Sabtu 10/10/2026

Karena pasokan air di rumahnya tersendat, VS memutuskan untuk menyeberang ke rumah orang tuanya yang berada tepat di sebelah rumah untuk menumpang mandi.

Akses menuju kamar mandi orang tua korban memang berada di samping rumah seorang warga berinisial JD.

Kamera HP Mengintai di Celah Kamar Mandi

Saat berada di dalam kamar mandi, VS terkejut bukan main ketika menyadari ada sebuah ponsel (HP) yang mengarah kepadanya dan diduga kuat sedang merekam aksinya.

Sontak, korban langsung mengambil sarung dan handuknya untuk menutupi tubuh sembari berteriak, “Siapa itu?”
Penasaran dan ingin memastikan pelakunya, VS memancing situasi dengan membunyikan desiran air.

Tak berselang lama, ponsel tersebut kembali dimasukkan melalui celah kamar mandi. VS yang sigap langsung berteriak kembali dan menarik ponsel tersebut secara perlahan.

Dari hasil percakapan di lokasi, korban mengenali terduga pelaku yang berinisial CR (om dari tetangganya).

Saat ditegur dan ditanya maksud kedatangannya, terduga pelaku berdalih hendak membawa telur ayam untuk dijadikan bibit.

” Korban sengaja tidak menegur dengan kata-kata kasar saat itu karena khawatir rekaman video tersebut langsung dihapus oleh pelaku,” ungkap VS saat dikonfirmasi via telepon.

Suami Laporkan Kejadian ke Pihak Berwajib

Karena merasa syok dan tertekan, VS baru memberanikan diri menceritakan insiden trauma tersebut kepada suaminya dua hari kemudian.

Merasa harga diri istrinya dilecehkan, sang suami tanpa ragu langsung melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polres Bantaeng.

Mendengar kabar yang meresahkan ini, sejumlah awak media langsung mendatangi Polres Bantaeng untuk memastikan apakah terduga pelaku sudah diamankan.

Berdasarkan informasi di lapangan, terduga pelaku dilaporkan telah dititipkan di ruang Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantaeng.

Namun, karena bertepatan dengan hari libur, Kanit PPA beserta staf sedang lepas jaga dan hanya diisi oleh petugas piket harian.

Pihak Terlapor Bungkam saat Dikonfirmasi
Upaya konfirmasi yang dilakukan media pada Sabtu (10/10/2026) menghadapi jalan buntu. Istri dari terduga pelaku yang dihubungi via telepon enggan memberikan keterangan dan hanya menjawab singkat, “Maaf, saya istrinya lagi sakit.”

Tak berhenti di situ, upaya mengintai kebenaran melalui pihak keluarga terlapor berinisial N juga tidak membuahkan hasil. N hanya menanyakan identitas wartawan sebelum akhirnya langsung mematikan sambungan telepon secara sepihak.

Kasus ini memicu keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat Bantaeng. Aparat Penegak Hukum (APH) dituntut untuk bertindak tegas, profesional, dan mengusut tuntas kasus dugaan pelecehan ini agar memberikan efek jera serta memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di Kabupaten Bantaeng.

 

 

Laporan : Suarni Kabiro Bantaeng Sulsel 

 

Popular Articles