Top 5 This Week

Related Posts

VIRA ARIFIN, SALAH SATU DARI SEPULUH PERSONEL MAHESO YANG SUKSES HARUMKAN NAMA IKATAN AREMA NT

Kupang, 22 Agustus 2026 – Di usia yang baru menginjak 8 tahun, Navia Iswara Juanita Boling Arifin atau akrab disapa Vira Arifin telah mampu menunjukkan kemampuannya di atas panggung.

Vira menjadi salah satu dari sepuluh anak yang tergabung dalam Maheso Aremania Budoyo Junior, sanggar kesenian kebanggaan Ikatan Arema NTT. Ia tampil membawakan kreasi tarian Bantengan, tradisi budaya asli Malang, dalam Pentas Seni Perayaan dan Syukuran HUT RI ke-81 bersama K2S dan seluruh Paguyuban Daerah Asal di Taman Budaya Gerson Poyk, Sabtu 22 Agustus 2026.

Bersama sembilan penari cilik lainnya, Vira berhasil menghipnotis ribuan tamu undangan dan pengunjung Taman Budaya dengan gerakan gemulai, kompak, dan penuh semangat. Penampilan para Maheso Junior ini menjadi pembuka yang mendapat tepuk tangan meriah.

Arifin, ayah Vira yang juga menjabat sebagai anggota Divisi Humas Ikatan Arema NTT, mengaku bangga atas keterlibatan putrinya dalam pementasan tersebut.

“Sebagai orang tua, saya bersama istri tentu sangat bangga. Kami ingin memperkenalkan kepada anak kami tentang tradisi budaya warisan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan. Karena itu saya melibatkan dia bersama generasi muda keturunan Jawa, khususnya Malang, untuk ikut melestarikan tarian tradisional daerah kami di tanah perantauan. Saya bersyukur Vira juga sangat senang dan sangat semangat untuk itu,” tegas Arifin.

Ia berharap semakin banyak generasi muda yang tumbuh mencintai budaya tradisional, sehingga warisan leluhur tidak terkikis oleh perkembangan zaman.

“Harapan kami, ke depan semakin banyak anak muda yang siap menjadi generasi penerus seni kebudayaan tradisional, sehingga budaya dan tradisi daerah tidak sampai mati oleh gerusan zaman,” pungkasnya.

Penampilan Vira bersama Maheso Aremania Budoyo Junior menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya dapat dimulai sejak usia dini, dan semangat Arek Malang di Bumi Flobamora terus hidup melalui karya.

Popular Articles