Kupang– Menyusul adanya rencana penerapan 8% komisi bagi aplikator ojek online, dikalangan para ojol sendiri hal ini mendapatkan respon yang beragam, tentunya banyak harapan dari para ojol, termasuk para ojol di Kota Kupang NTT, seperti diungkapkan oleh komunitas ojol pangkalan Taman Nostalgia(Tamnos) Jumat(15/05/2026)
“apapun nanti yang akan diterapkan oleh pihak aplikator yang tentunya berdasar pada aturan pemerintah, kami harus siap menerima karena mau tidak mau kami tetap harus menyesuaikan, intinya semoga itu menjadi kabar yang sangat baik bagi kami para tukang ojek online” tegas Radit yang akrab disapa Uya.
Menurut Bapak dua anak yang tinggal dikawasan Alak ini, dirinya bersama kawan-kawan ojol yang terdiri dari mitra Grab, mitra Gojek juga mitra Maxim di Kota Kupang, siap menerima pemberlakuan aturan baru dari aplikasi, sepanjang itu tidak terlalu merugikan para ojol.
“Kami siap tidak siap harus bisa menerima kenyataan bahwa sebagai mitra kami tentu hanya bisa menyesuaikan, karena biar bagaimanapun aplikator yang menentukan, jadi kami hanya bisa berharap agar kebijakan dari aplikator nanti tetap memperhatikan nasib dan kesejahteraan kami para driver ojol” tambahnya.


