*Subang Butuh Pemimpin Yang Adil dan Berkarakter*
Kompas sbs, Subang – Sejatinya setiap manusia adalah pemimpin bagi dirinya sendiri dan bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya, Presiden, Gebunur, dan Bupati bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya.
Menurut Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dobrak kabupaten Subang Dedy Bule mengatakan kepada awak media, seorang pemimpin yang adil mempu mengambil keputusan dan kebijakan berdasarkan porsi yang tepat.
Mampu menerapkan kesetaraan dan kesempatan yang sama, bagi semua kepentingan masyarakat, pemimpin yang adil berfungsi menegakkan, merumuskan, dan memperbaiki segala kerusakan yang terjadi jelasnya Sabtu (16/5/2026).
Namun fenomena yang terjadi saat ini di kabupaten subang, pemimpin yang melibatkan keluarga terdekat dalam kekuasaan, atau yang dikenal dengan istilah politik dinasti atau dinasti politik adalah fenomena dimana jabatan publik atau kekuasaan dipegang oleh anggota keluarga.
Ketua LSM Dobrak bilamana kekuasaan yang disetir oleh keluarga atau kelompok yang berkuasa, lambat laun bisa berakhir menjadi alat kepentingan pribadi, bukan pengabdian, juga saat jabatan publik lebih mementingkan lingkaran dekat, dari pada melayani rakyat,maka yang bukan keadilan, melainkan pembagian pengaruh penguasa.
Keritik untuk membangun dianggap acaman,yang lebih menyedihkan loyalitas dibayar dengan fasilitas dan aturan mulai tunduk kepada kepentingan tertentu katanya.
Ia juga mengatakan bahaya bukan hanya soal korupsi uang, yang lebih berbahaya adalah korupsi keputusan, semua pekerjaan proyek diarahkan, peluang dibatasi, suara masyarakat dipinggirkan, sementara kelompok pendukungnya makin kuat menguasai akses dan kekuasaan.
Sejarah berkali-kali menunjukkan kekuasaan yang dikuasai keluraga atau kelompok akhirnya melahirkan tiga hal:
1.Kesenjangan.
2 .Ketakutan untuk berbeda pendapat 3.Hilangnya kepercayaan masyarakat.
Karena ketika negara, daerah atau organisasi mulai teresa milik mereka maka rakyat perlahan dijadikan penonton dirumah sendiri pungkasnya.
Reporter kompas sbs
D.Jekiw.

