Top 5 This Week

Related Posts

Siapkan Guru Hadapi Tantangan Pendidikan, Pemkab Rote Ndao Matangkan Program Guru Rote Belajar 2026

 

ROTE NDAO | KOMPAS.SBS – Upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Rote Ndao terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mulai mematangkan pelaksanaan program Guru Rote Belajar dan Ruang Berbagi Ilmu (RUBI) yang akan mempertemukan guru serta kepala sekolah dari seluruh wilayah kabupaten pada Agustus 2026.

Persiapan itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH bersama Kepala Dinas Pendidikan dan panitia Guru Rote Belajar serta RUBI pada Senin (27/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kegiatan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kompetensi dan kualitas kepemimpinan para pendidik.

paulus Henukh mengatakan, Guru Rote Belajar dan RUBI dirancang sebagai ruang belajar bersama yang mendorong lahirnya inovasi pembelajaran sekaligus memperkuat budaya kolaborasi antarguru dan kepala sekolah.

“Kegiatan ini akan menjadi ruang untuk memperkuat kompetensi, profesionalisme, kepemimpinan, dan kolaborasi para pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, serta berpusat pada peserta didik,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penguatan kapasitas guru dan kepala sekolah sebagai aktor utama yang berinteraksi langsung dengan peserta didik. Karena itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membekali para kepala sekolah dengan kemampuan menyusun dan mengembangkan program sekolah berbasis data.

Selain itu, pemerintah daerah menaruh perhatian besar terhadap percepatan digitalisasi pendidikan. Kepala sekolah diharapkan mampu memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan sekaligus mengoptimalkan teknologi digital dalam tata kelola sekolah maupun proses pembelajaran di kelas.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat dunia pendidikan terus menghadapi perubahan yang menuntut kemampuan adaptasi, kreativitas, dan inovasi dari setiap tenaga pendidik.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk terus belajar, berbagi pengalaman, dan membangun sinergi.

“Dengan semangat kolaborasi, kebersamaan, dan komitmen yang kuat, kita terus berupaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, serta mampu mencetak generasi Rote Ndao yang unggul, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Program Guru Rote Belajar dan RUBI diharapkan menjadi salah satu motor penggerak transformasi pendidikan di Kabupaten Rote Ndao. Melalui kolaborasi antarguru, kepala sekolah, dan pemerintah daerah, program ini diharapkan melahirkan praktik-praktik pembelajaran yang lebih inovatif serta memperkuat kualitas layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik di daerah tersebut.

Popular Articles