Selasa, Oktober 20, 2026
HARGA IKLAN
Beranda Info Sambut Minggu Pertama Oktober 2026, Petrus Tengko Ajak Pemuda Pancasila Bertekun dalam...

Sambut Minggu Pertama Oktober 2026, Petrus Tengko Ajak Pemuda Pancasila Bertekun dalam Doa dan Jaga Persatuan

0
23

KUPANG, KOMPAS.SBS – Menghadapi situasi global yang penuh dengan ketidakpastian, Petrus Tengko menyampaikan pesan refleksi menyambut Minggu pertama bulan Oktober 2026 yang ditujukan kepada seluruh Keluarga Besar Pemuda Pancasila di mana pun berada. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh kader untuk tetap tenang, memperkuat iman, dan menjadikan doa sebagai sumber kekuatan dalam bertindak di tengah dunia yang sedang bergejolak.

Petrus menyoroti berbagai tantangan nyata yang sedang dihadapi dunia saat ini, mulai dari konflik peperangan, bencana alam, hingga penderitaan sesama manusia. Menurutnya, situasi ini harus disikapi dengan kejernihan hati dan tindakan nyata, bukan dengan ketakutan.

“Keluarga Besar Pemuda Pancasila yang terkasih, di tengah situasi dunia yang penuh pergolakan, peperangan, bencana, penderitaan, dan berbagai ketidakpastian, kita diajak untuk tetap tenang, kuat, dan tidak kehilangan iman serta harapan,” ujar Petrus Tengko dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/10/2026).

Mengutip ayat suci dari 1 Tesalonika 5:17 yang berbunyi “Tetaplah berdoa,” Petrus menekankan bahwa doa bukan berarti hanya berdiam diri menunggu keajaiban. Sebaliknya, doa harus menjadi motor penggerak bagi setiap kader untuk bertindak dengan bijaksana, penuh kasih, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

Sebagai organisasi yang mengusung ideologi Pancasila, ia mengingatkan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan melalui aksi gotong royong, solidaritas, dan keberanian untuk menolong sesama tanpa memandang latar belakang.

“Di mana ada kesulitan, kita hadir membantu. Di mana ada perpecahan, kita hadir membawa persatuan. Di mana ada keputusasaan, kita hadir membawa harapan. Jadikan semangat persaudaraan dan kemanusiaan sebagai kekuatan,” tegasnya.

Ia juga mengajak setiap anggota untuk memulai perubahan positif dari lingkup terkecil, seperti diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar. Kader Pemuda Pancasila diharapkan mampu menjadi figur yang menyejukkan dan merekatkan hubungan sosial di masyarakat.

“Dalam keadaan apa pun, jadilah pribadi-pribadi yang menghadirkan keteduhan, bukan kegaduhan; persatuan, bukan perpecahan; serta harapan, bukan keputusasaan,” tambahnya.

Mengakhiri pesan refleksinya, Petrus Tengko mendoakan agar seluruh Keluarga Besar Pemuda Pancasila senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan, dan kebijaksanaan oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia.