Top 5 This Week

Related Posts

RENUNGAN: KETIKA AKAL MENJADI TUHAN BAGI DIRI SENDIRI

Lansir Kompas.sbs

Manusia dianugerahi Allah SWT berbagai kelebihan: harta, kedudukan, kekuasaan, ilmu pengetahuan, dan akal. Semua itu merupakan nikmat sekaligus amanah. Namun, kelebihan tersebut dapat menjadi ujian ketika membuat manusia merasa lebih tinggi, lebih benar, dan lebih mengetahui dibandingkan orang lain.

Kesombongan memiliki banyak bentuk. Salah satu yang paling berbahaya adalah ketika manusia menjadikan kemampuan akalnya sebagai ukuran kebenaran yang mutlak, hingga merasa tidak membutuhkan petunjuk Allah SWT.

AKAL ADALAH ANUGERAH, BUKAN TUHAN

Akal merupakan karunia Allah yang sangat mulia. Dengan akal manusia dapat berpikir, membedakan yang baik dan buruk, mencari ilmu, serta memahami tanda-tanda kebesaran Allah.

Namun, akal manusia tetap memiliki keterbatasan.

Tidak semua yang benar harus terlebih dahulu dapat dijangkau oleh kemampuan logika manusia. Karena itu, ketika berhadapan dengan wahyu Allah SWT, sikap seorang beriman bukan menjadikan keterbatasan akalnya sebagai alasan untuk menolak kebenaran.

Ada keadaan ketika manusia langsung memahami dan menerimanya karena keimanannya. Ada pula perkara yang belum mampu dipahaminya secara sempurna. Dalam kondisi demikian, kerendahan hati menjadi penting: “Saya belum memahami” tidak sama dengan “hal itu pasti salah.”

JANGAN SAMPAI AKAL MENGALAHKAN KEIMANAN

Di sinilah pentingnya membedakan antara menggunakan akal dan memuja akal.

Menggunakan akal adalah bagian dari kehidupan manusia. Tetapi memuja akal berarti menempatkan kemampuan berpikir manusia seolah-olah menjadi standar tertinggi yang bahkan berhak menghakimi wahyu.

Ketika seseorang hanya mau menerima kebenaran yang sesuai dengan pikirannya sendiri, sementara sesuatu yang belum dipahaminya langsung ditolak, maka yang perlu dipertanyakan bukan hanya kebenarannya, tetapi juga kerendahan hati dalam mencari kebenaran.

Sejarah manusia telah menunjukkan bahwa kesombongan dapat membawa seseorang kepada penolakan terhadap kebenaran. Iblis menjadi salah satu gambaran paling jelas tentang bagaimana kesombongan dapat membuat makhluk menolak perintah Allah karena merasa memiliki alasan dan kelebihan.

Karena itu, jangan sampai ilmu membuat kita sombong, jangan sampai kecerdasan membuat kita merasa paling benar, dan jangan sampai kemajuan pemikiran membuat kita kehilangan ketundukan kepada Allah SWT.

IMAN DAN AKAL TIDAK HARUS DIPERTENTANGKAN

Islam tidak mengajarkan manusia untuk berhenti berpikir. Sebaliknya, manusia diperintahkan untuk menggunakan akal, merenungkan ciptaan Allah, mencari ilmu, dan mengambil pelajaran.

Namun, akal seharusnya menjadi alat untuk mencari dan memahami kebenaran, bukan menjadi “tuhan” bagi diri sendiri.

Orang yang berilmu bukanlah orang yang merasa mengetahui segala sesuatu. Orang yang benar-benar cerdas justru menyadari betapa luasnya ilmu Allah dan betapa terbatasnya pengetahuan manusia.

Semakin tinggi ilmu seseorang, seharusnya semakin tinggi pula kerendahan hatinya.

RENUNGAN

Jangan merasa paling pintar hanya karena mampu membantah.

Jangan merasa paling maju hanya karena berani mempertanyakan.

Jangan merasa paling benar hanya karena logika kita mampu menjelaskan sesuatu.

Dan jangan pula merendahkan orang lain hanya karena mereka memilih tunduk kepada dalil yang diyakininya sebagai kebenaran.

Akal tanpa kerendahan hati dapat melahirkan kesombongan.
Ilmu tanpa iman dapat kehilangan arah.
Sedangkan iman yang disertai akal dan kerendahan hati akan membawa manusia semakin dekat kepada kebenaran.

Pada akhirnya, manusia bukanlah pemilik kebenaran mutlak. Kita hanyalah makhluk yang sedang mencari, memahami, dan menjalani kebenaran yang Allah SWT kehendaki.

Semoga Allah SWT menjaga hati kita dari kesombongan ilmu, kesombongan kekuasaan, kesombongan harta, dan terutama kesombongan terhadap kebenaran.

Semoga menjadi renungan dan bermanfaat bagi kita semua.

Info    :DR. H. Mohamad Husein Khan Alhabsy, S.H., M.Pd.

(SETHO  KOMPAS.SBS)

SETA HARTOKO
SETA HARTOKO
Tegas Lugas Easy going Good listening

Popular Articles