Kompas.SBS || Sergai Sumut – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan corporasi yang managemennya dibawah naungan Kementrian BUMN sebagai pemasok keuangan negara dari hasil komoditi yang dihasilkan seperti perkebunan, industri maupun perbankan.
PTPN 4 Regional 1 yang yang menaungi bidang perkebunan sawit dan karet, tidak hanya monoton memikirkan keuntungan coorporasi semata, namun kepedulian sosial masyarakat seperti “Gerakan Orang Tua Asuh Pencegah Stunting (GENTING)” juga menjadi program baksos yang dilaksanakan via dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang kini berubah nama menjadi program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL).
TJSL “GENTING” PTPN 4 Regional 1 kali ini diwujudkan dalam bentuk peresmian Bedah Rumah dan Jamban bagi warga kurang mampu yang berlokasi di Desa Pekan Bedahai Kec. Tanjung Beringin Kab. Serdang Bedagai, Senin (08/06/2026).
Peresmian Bedah Rumah dan Jamban via dana TJSL PTPN 4 Regional 1 dilakukan Plh Regional Head (RH) PTPN 4 Ahmad Diponegoro didampingi General Manager Group Serdang II, para manager kebun juga yang mewakili dari Pemkab. Sergai saat pengguntingan pita sebagai tanda peresmian.
Dalam kata sambutannya, Ahmad Diponegoro selaku Plh RH PTPN 4 Reg. 1 menyampaikan “Program GENTING merupakan kerangka kerja yang berkelanjutan guna mendorong keberhasilan perusahaan ikut mensukseskan program pemerintah dalam mengentaskan stunting khususnya di Sergai ini,” ujar Ahmad Diponegoro.
Tambahnya, program Genting ini teralisasi karena adanya keuntungan perusahaan yang disalurkan kepada masyarakat tidak mampu yang diinisiasi sejak Tahun 2025. Doakan perusahaan senantiasa mendapat untung agar program ini berkesinambungan. Jika saat ini kami realisasikan 1 rumah 7 jamban, doakan tahun depan akan lebih banyak donasinya, tutup Ahmad Diponegoro Plh RH PTPN 4 Reg. 1.
Dalam kesempatan yang sama, Darmawan selaku penerima manfaat bedah rumah menyampaikan rasa terimakasihnya kepada PTPN 4 Reg. 1 yang telah merenovasi rumah sehingga layak untuk ditempati karena sebelum dibedah, rumah saya atapnya bocor dan dindingnya bolong semua, ungkap Darmawan.(**)

