Beranda blog Halaman 332

Trijaya Hadir di HUT PGRI ke -80 dan HGN Berikan Promo spesial untuk Para Guru

0
oplus_0

. *Trijaya turut Hadir dalam Peringatan HUT PGRI Ke – 80 dan HGN Memberikan promo Spesial untuk para guru*

Subang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025.
Direktur utama Trijaya Iwan menjelaskan perusahaan kami ikut serta dan sangat mendukung kegiatan -kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Subang seperti, Puncak HUT PGRI dan HGN Kabupaten Subang ujarnya. Sabtu (6/12/2025).

Iwan mengatakan HUT PGRI ke – 80 Guru tanpa Tanda jasa, menyambung jasa nya di Trijaya.
Trijaya memberikan promo spesial untuk ikut pertisipasinya,
memberikan promo untuk sepedah listrik ,DP nya nol rupiah untuk para Guru dengan paspor PGRI, juga ada banyak barang – barang elektronik, mebel semua DP. nol untuk para Guru.
di HUT PGRI ke – 80.

Harapan untuk kedepan Guru luar biasa, tanpa tanda jasa, pengabdian tanpa pamrih semoga guru kehidupannya sejarahtera, kami memberi hadiah -hadiah dan promo untuk para guru spesial di Hari Ulang Tahun PGRI ke- 80 Pungkasnya (D.Jekiw).

BRI Peduli Serahkan Satu Unit Baleganjur Kepada Krama Adat Banjar Dinas Triwangsa Keliki

0

KOMPAS.SBS #

Gianyar – Bali || Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian seni dan budaya Bali. Pada kesempatan ini, BRI menyerahkan satu unit perangkat Baleganjur kepada Krama Adat Banjar Dinas Triwangsa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.

Acara serah terima berlangsung penuh kekeluargaan dan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Bantuan diserahkan oleh I Wayan Susila Putra, Manajer Dana & Transaksi BRI, bersama Anak Agung Gede Darmawan, Kepala Unit BRI Tegallalang. Perangkat Baleganjur diterima langsung oleh Kelihan Banjar Dinas Triwangsa Keliki, Ngakan Made Jaya Antara, yang mewakili seluruh krama adat.

Dalam sambutannya, I Wayan Susila Putra menyampaikan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian penting dari peran sosial BRI di masyarakat.

“Melalui BRI Peduli, kami berusaha hadir memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Semoga Baleganjur ini bermanfaat bagi kegiatan adat, seni, dan pembinaan generasi muda di Banjar Triwangsa Keliki,” ujarnya.

Anak Agung Gede Darmawan menambahkan bahwa Unit BRI Tegallalang siap terus bersinergi dengan masyarakat sekitar.

“Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat kelestarian seni budaya Bali dan menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk terus melestarikannya,” katanya.

Sementara itu, Ngakan Made Jaya Antara, selaku Kelihan Banjar Dinas Triwangsa Keliki, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan BRI terhadap kegiatan adat di wilayahnya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Baleganjur ini akan digunakan untuk mendukung upacara adat, kegiatan sekaa teruna-teruni, dan pelestarian budaya di Banjar kami,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan penyerahan simbolis perangkat Baleganjur dan sesi foto bersama antara pihak BRI dan masyarakat Banjar Dinas Triwangsa Keliki. Momen ini menandai komitmen BRI Peduli dalam mendukung budaya lokal dan mempererat hubungan dengan masyarakat Bali.(Bud)

Wabup Subang Terima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR, RI

0

 

*WAKIL BUPATI SUBANG TERIMA KUNJUNGAN KERJA SPESIFIK KOMISI IV DPR RI, BAHAS PRODUKTIVITAS PENGUATAN RANTAI PASOK PADI*

*SUBANG* – Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si, M.M., menerima kunjungan kerja spesifik komisi IV DPR RI yang bertempat di Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Tanaman Padi. Sabtu (06/12/2025)

Adapun tema yang diangkat dalam menerima kunjungan kerja spesifik komisi IV DPR RI “Penguatan rantai pasok padi dari hulu ke hilir melaui inovasi perbenihan mendukung peningkatan produksi mencapai swasembada beras”

Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si, M.M., dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh rombongan komisi IV DPR RI di Kabupaten Subang untuk memperkuat Sinergi antara pusat dan daerah, khususnya dalam upaya penguatan peningkatan produksi pertanian sebagai wujud ketahanan nasional

H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si, M.M juga berharap kunjungan tersebut dapat menghasilkan rekomendasi strategis khususnya untuk pemerintah daerah Kabupaten Subang dalam mendukung ketahanan pangan nasional ditengah laju industrialisasi

“Kami pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus mendukung upaya peningkatan pertahanan pangan nasional”jelasnya

Sementara itu, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., mengungkapkan bahwa Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) sesuai dengan Pasal 32 dalam Perpres 192/2024 bahwa BRMP memiliki tugas menyelenggarakan perakitan dan modernisasi pertanian.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., menjelaskan bahwa salahs atu fungsi pokok BRMP menyusunan kebijakan teknis rencana dan program, perekayasaan, perakitan, pengujian, dan penyebarluasan, serta penerapan pertanian modern, terutama benih unggul sebagai modal penentu hasil pertanian

“Karena induk semua benih ada disini” tegasnya

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ir. Panggah Susanto, M.M., memaparkan bahwa perbenihan merupakan titik awal yang menentukan benih adalah pondasi dari produktivitas tanpa benih unggul, adaptif dan bermutu tinggi seluruh upaya peningkatan produksi tidak akan memberikan hasil optimal

Ir. Panggah Susanto, M.M., menuturkan bahwa BRMP memiliki tanggung jawab strategis yang perlu terus diperkuat dan kita dukung bersama tentunya baik dari segi kapasitas produksi, benih, sumber kualitas laboratorium pengujian maupun kemampuan riset dan rekayasa alsintan

“Berperan penting sebagai pusat penyediaan benih sumber sumber padi yang bermutu tinggi di Indonesia”tuturnya

Tidak hanya itu, Ir. Panggah Susanto, M.M., menyampaikan tantangan produksi padi Saat ini semakin kompleks, dari perubahan iklim yang ekstrem, tekanan hama dan penyakit penyempitan lahan pertanian, tingginya biaya produksi, keterbatasan pupuk hingga praktek pasar yang tidak selalu menguntungkan petani menjadi persoalan yang harus diurai dan diselesaikan

“Karena itu diperlukan langkah-langkah yang lebih progresif terarah dan terintegrasi, di sinilah pentingnya kehadiran para mitra kerja strategis pada forum hari ini” pungkasnya

Dalam acara tersebut juga dilangsungkan secara simbolis Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi oktober-november 2025 bersama Komisi IV DPR RI, Penyerah Bantuan Benih Padi Direktorat Jenderal Tanam Pangan Kementan RU TA. 2025 senilai 100.800.000.

Turut hadir dalam agenda tersebut Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI, Inspektur Badan pangan nasional, Direktur Utama Perum Bulog, PT Pupuk Indonesia, Direktur utama PT Sang Hyang Seri, Perwakilan Gapoktan dan penangkar Benih (D.Jekiw).

Pengukuhan Bunda Guru Kabupaten Subang Dalam Puncak HUT PGRI ke-80Dan HGN Tahun 2025 Sukses digelar

0
oplus_0

* Bunda Guru Kabupaten Subang Dalam rangka HUT PGRI KPengukuhane -80 dan HGN Tahun 2025 Sukses Digelar*

Dengan Tema Guru Bermutu Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas

Subang – Dalam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke – 80 tahun, Dan Hari Guru Nasional (HGN) Tingkat kabupaten Subang tahun 2025.Berbagai agenda yang berlangsung sepanjang bulan November dilaksanakan tiap cabang PGRI di masing-masing kecamatan, puncak kegiatan HUT PGRI tingkat Kabupaten Subang di pusatkan di alun-alun kabupaten Subang Sabtu (6/12/2025).

Dalam puncak kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh ketua PGRI Subang Dr, H.Aep Saepudin, M.Pd.
dan mendapat antusiasme tinggi dari para pendidik diseluruh kecamatan, yang ada di kabupaten Subang.

Ketua PGRI Kabupaten Subang Dr, H.Aep Saepudin,M.Pd, menyampaikan bahwa peringatan HUT PGRI bukan hanya menjadi bentuk sykur atas perjalanan panjang organisasi guru terbesar di indonesia, tetapi juga momentum untuk memperkuat kompetensi, kreatif, dan solidaritas para pendidik, melalui rangkaian kegiatan ini, kami menghadirikan pengukuhan Bunda Guru Kabupaten Subang. Yaitu Anggota DPR RI Komisi I, Hj. Elita Budiarto, S,K,M,,M.Si.
sebagai bentuk keperdulian, PGRI Kabupaten Subang juga menggalang donasi untuk membantu korban bencana alam di Sumatera dan secara khusus untuk warga terdampak bencana di wilayah Subang selatan.
Dalam kegiatan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp 653,780.000, yang diserahkan langsung kepada Bupati Subang Ujarnya.

ketua Panitia Abdul Rosid, S.P.d.dengan terselaggaranya seluruh rangkaian kegiatan puncak HUT PGRI dan HGN yang digelar PGRI Kabupaten Subang secara sukses, PGRI kabupaten Subang menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan pendidik di kabupaten Subang unggul, berkarakter dan berdaya saing, Selamat Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke -80 PGRI sebagai dikasih tanpa hati untuk masa depan bangsa.

Terakhir Abdul Rosid mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga semua kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses. Punkasnya. (D.Jekiw).

kelurga almarhum ambo masse meharapkam Hakim memutuskan dengan seadil -adilnya

0

 

Poso, 2025 – kompas.bsb Keluarga besar almarhum Ambo Masse menyatakan keresahan dan ketidakpuasan mereka atas penanganan perkara sengketa tanah waris dengan Nomor Perkara 139/Pdt/G/2025/PA.Poso. Menurut pihak ahli waris, rangkaian proses mediasi hingga pemeriksaan lapangan diwarnai sejumlah keanehan dan tindakan yang mereka nilai tidak mencerminkan asas keadilan.

Upaya Mediasi di Desa Gagal Capai Titik Terang

Keluarga menjelaskan bahwa persoalan ini pertama kali dibahas melalui mediasi yang diinisiasi oleh pemerintah desa. Namun, proses tersebut tidak menghasilkan kesepakatan. Atas saran pihak desa, perkara akhirnya dibawa ke Pengadilan Agama Poso untuk mendapat penyelesaian hukum yang lebih jelas.

Mediasi di Pengadilan Juga Tidak Membuahkan Hasil

Sesampainya di Pengadilan Agama Poso, proses mediasi kembali dilakukan sesuai ketentuan PERMA No. 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.
Namun, mediasi kembali menemui jalan buntu. Menurut ahli waris, pihak tergugat terus meminta tambahan bagian harta waris, meskipun keluarga menegaskan bahwa hak tergugat sebelumnya telah diberikan.

Keluarga juga menyampaikan bahwa istri almarhum tidak memiliki keturunan, sehingga pembagian waris menurut mereka mengikuti ketentuan Kompilasi Hukum Islam (KHI), khususnya Pasal 174–176 mengenai ahli waris.

Sidang Lapangan Menghadirkan Hakim, BPN, dan Tokoh Masyarakat

Karena tidak ada titik temu, sidang berlanjut ke pemeriksaan lapangan yang dihadiri oleh majelis hakim, aparat kepolisian, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta tokoh masyarakat setempat.
Namun, bukannya memberikan kejelasan, justru setelah sidang lapangan itulah keluarga mengaku mengalami kejadian-kejadian yang mereka nilai janggal.

Ahli Waris Mengaku Mendapat Tekanan untuk Menandatangani Surat Perdamaian

Menurut kesaksian keluarga, Pada mediasi terakhir ahli waris seakan-akan dipaksa oknum hakim U enisial untuk mendatangani surat pernyataan damai yang bertempat di pengadilan Poso di lantai dua di ruang mediasi bahkan sampai jam 5 sore pada hari Senin satu desember bahkan anehnya hakim sudah menyiapkan surat perdamaian lengkap dengan matrei ada apa. Padahal sejak awal, ahli waris telah menyatakan penolakan terhadap upaya damai selama hak mereka belum ditegakkan.

Keluarga menilai tindakan tersebut tidak sejalan dengan asas hukum yang berlaku, antara lain:

Pasal 1338 KUHPerdata tentang perjanjian yang harus dibuat secara sukarela,

Asas kebebasan berkontrak,

PERMA No. 1 Tahun 2016, yang menegaskan bahwa perdamaian hanya sah apabila dicapai tanpa tekanan.

“Kami tidak mau berdamai karena kami hanya memperjuangkan hak kami. Namun kami justru ditekan untuk menandatangani sesuatu yang tidak kami setujui,” ujar perwakilan ahli waris.

Harapan Keluarga Ambo Masse

Para ahli waris meminta agar:

1. Pengadilan menjamin proses peradilan yang adil, objektif, dan bebas tekanan,

2. Segala bentuk perdamaian yang tidak dilakukan secara sukarela dinyatakan tidak sah,

3. Institusi terkait melakukan pengawasan terhadap proses persidangan,

4. Hak ahli waris diputuskan berdasarkan fakta lapangan dan ketentuan hukum waris yang berlaku.

 

“Kami hanya menuntut keadilan sesuai hukum. Kami berharap semua pihak menghormati proses dan tidak memaksakan kehendak kepada kami,” lanjut perwakilan keluarga.

Penutup

Keluarga Ambo Masse berharap agar perkara ini menjadi perhatian publik dan pihak berwenang, agar penanganan perkara di Pengadilan Agama tetap berjalan sesuai prinsip keadilan, kepastian, dan tanpa intimidasi. endi

 

Proyek P3-TGAI Tebang Kacang Rusak : Anggota DPR-RI, Syarif Abdullah Jangan Cuma Diam

0
Oplus_16908288

Kalbar, Kubu : masyarakat menilai proyek P3-TGAI milik aspirasi Anggota DPR-RI Komisi V Dapil Kalbar satu di Tembang Kacang Kecamatan Sei Raya Kabupaten Kubu Raya, jauh dari cerminan kualitas dan kwantitas.

Paket basah kuyup irigasi milik Syarif Abdullah, yang katanya digaraf oleh Gapoktani Krida Jaya dan Taman Tani Desa Tebang Kacang Kecamatan Sei Raya Kabupaten Kubu Raya, dianggap tidak sesuai dengan spesifikasi tehnis.

” Dilapangan, kondisi fisiknya tampak tidak sempurna. Banyak material yang dikurangi sehingga volume bangunan agak tipis. Ini akibat proses pekerjaannya menyimpang dari acuan bestek. Umurnya juga tidak panjang, diperkirakan cuma 5 bulan, selanjutnya bakal berantakan, ” ujar warga sekitar.

Penduduk lain, yang menolak namanya disebut, mengatakan, proyek ini awalnya punya ketua gapoktani. Namun pelaksananya Ars, pengurus partai dan teman-temannya yang ada disini bukan Gapoktani. Kita hanya makan upah, disuruh nyambung neruskan gali saluran.

” Seharusnya Anggota DPR-RI itu, sebagai pemilik proyek, terjun kelapangan, lihat langsung hasil bangunan tersebut. Jangan cuma terima laporan bagus lantas diam vakum. Kepentingan masyarakat paling utama, ” pintanya tegas.

Disisi lain, hasil tanya jawab dengan Kasatker OP SDA BWSK 1, Fadiah, lewat chatt wa, mengatakan, bahwa setelah konfirmasi ke P3A nya, Pak Aris itu termasuk kelompok taninya. Di dalam akte, beliau bendahara Poktan.

Kami, lanjutnya, juga sudah melaksanakan sosialisasi ke kelompok tani atau P3A dan Kepala Desa. Dana di transfer langsung ke Rekening petani/P3A melalui bank tanpa pemotongan apapun.(007/Tim Invistigasi)

HUT PGRI Ke – 80 Tahun 2025 Bupati Subang Apresiasi Donasi Para guru Untuk Korban Bencana alam

0

*HUT PGRI KE-80, BUPATI SUBANG APRESIASI DONASI PARA GURU UNTUK KORBAN BENCANA ALAM*

*SUBANG* – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, S.IP., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., menghadiri Pengukuhan Bunda Guru Kabupaten Subang pada Puncak Upacara HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2025.

Kegiatan tersebut digelar di Alun-alun Kabupaten Subang, Sabtu (06/12/2025), dengan tema “Guru Bermutu Indonesia Maju — Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.”

Pada kesempatan tersebut, dikukuhkan Ibu Hj. Elita Budiati, S.KM., M.Si sebagai Bunda Guru Kabupaten Subang.

Sebagai bentuk kepedulian, PGRI Kabupaten Subang juga menggalang donasi untuk membantu korban bencana alam di Sumatera dan secara khusus untuk warga terdampak bencana di wilayah Subang Selatan.

Dari kegiatan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp653.780.000, yang diserahkan langsung kepada Bupati Subang, Kang Rey, untuk selanjutnya disalurkan kepada para korban bencana.

Dalam sambutannya, Bupati Subang Kang Rey menyampaikan apresiasi kepada para guru atas terkumpulnya donasi untuk membantu para korban bencana di Sumatera dan di wilayah Subang Selatan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para guru yang hari ini telah mendonasikan uangnya. Terkumpul lebih dari 650 juta pada peringatan HUT PGRI ini. Alhamdulillah, kita bisa bersama-sama memberikan bantuan kepada sesama,” ujar Kang Rey.

Kang Rey juga menyampaikan ucapan selamat dan berkomitmen terhadap kesejahteraan para guru di Kabupaten Subang.

“Selamat ulang tahun untuk para guru. Ini adalah hari kebanggaan bagi Bapak/Ibu. Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, saya betul-betul akan memikirkan para guru yang ada di Kabupaten Subang,” tuturnya.

Kang Rey menegaskan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi bangsa dan dirinya berkomitmen untuk berada di garis terdepan ketika para guru mendapatkan gangguan dari orang tua ketika mendisiplinkan anak-anak murid.

“Saya titip anak-anak di Kabupaten Subang untuk dididik dengan benar oleh Bapak Ibu Guru. Saya akan berada paling depan bersama Pak Gubernur ketika para guru mendisiplinkan anak dan mendapatkan gangguan dari orang tua,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Kang Rey juga mengajak seluruh pihak untuk berdoa agar Kabupaten Subang dijauhkan dari bencana.

“Doakan Kabupaten Subang di akhir tahun ini jangan sampai ada bencana lagi. Semoga seluruh masyarakat—baik di pantura, tengah, maupun selatan—senantiasa diberikan keselamatan serta dijauhkan dari marabahaya,” pungkasnya.

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Subang, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Ketua PGRI Kabupaten Subang beserta jajaran, serta seluruh anggota PGRI Kabupaten Subang. (D.Jekiw).

Puncak HUT PGRI Ke -80 pengukuhan Bunda Guru Kabupaten Subang, Dan berikan Donasi Korban bencana alam

0

*HUT PGRI KE-80, BUPATI SUBANG APRESIASI DONASI PARA GURU UNTUK KORBAN BENCANA ALAM*

*SUBANG* – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, S.IP., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., menghadiri Pengukuhan Bunda Guru Kabupaten Subang pada Puncak Upacara HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2025.

Kegiatan tersebut digelar di Alun-alun Kabupaten Subang, Sabtu (06/12/2025), dengan tema “Guru Bermutu Indonesia Maju — Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.”

Pada kesempatan tersebut, dikukuhkan Ibu Hj. Elita Budiati, S.KM., M.Si sebagai Bunda Guru Kabupaten Subang.

Sebagai bentuk kepedulian, PGRI Kabupaten Subang juga menggalang donasi untuk membantu korban bencana alam di Sumatera dan secara khusus untuk warga terdampak bencana di wilayah Subang Selatan.

Dari kegiatan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp653.780.000, yang diserahkan langsung kepada Bupati Subang, Kang Rey, untuk selanjutnya disalurkan kepada para korban bencana.

Dalam sambutannya, Bupati Subang Kang Rey menyampaikan apresiasi kepada para guru atas terkumpulnya donasi untuk membantu para korban bencana di Sumatera dan di wilayah Subang Selatan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para guru yang hari ini telah mendonasikan uangnya. Terkumpul lebih dari 650 juta pada peringatan HUT PGRI ini. Alhamdulillah, kita bisa bersama-sama memberikan bantuan kepada sesama,” ujar Kang Rey.

Kang Rey juga menyampaikan ucapan selamat dan berkomitmen terhadap kesejahteraan para guru di Kabupaten Subang.

“Selamat ulang tahun untuk para guru. Ini adalah hari kebanggaan bagi Bapak/Ibu. Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, saya betul-betul akan memikirkan para guru yang ada di Kabupaten Subang,” tuturnya.

Kang Rey menegaskan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi bangsa dan dirinya berkomitmen untuk berada di garis terdepan ketika para guru mendapatkan gangguan dari orang tua ketika mendisiplinkan anak-anak murid.

“Saya titip anak-anak di Kabupaten Subang untuk dididik dengan benar oleh Bapak Ibu Guru. Saya akan berada paling depan bersama Pak Gubernur ketika para guru mendisiplinkan anak dan mendapatkan gangguan dari orang tua,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Kang Rey juga mengajak seluruh pihak untuk berdoa agar Kabupaten Subang dijauhkan dari bencana.

“Doakan Kabupaten Subang di akhir tahun ini jangan sampai ada bencana lagi. Semoga seluruh masyarakat—baik di pantura, tengah, maupun selatan—senantiasa diberikan keselamatan serta dijauhkan dari marabahaya,” pungkasnya.

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Subang, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Ketua PGRI Kabupaten Subang beserta jajaran, serta seluruh anggota PGRI Kabupaten Subang. _(Ulhaq/DOKPIM)_

0

 

 

Tangerang – kompas BSB Polres Metro Tangerang Kota kembali melaksanakan kegiatan Jumat Peduli, sebuah program berbagi dan silaturahmi dengan masyarakat. Pada Jumat (5/12/2025), kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., bertempat di halaman Mapolsek Tangerang, Jalan TMP Taruna, Sukasari.

Kegiatan ini dihadiri para pejabat utama, di antaranya Kasat Binmas AKBP Rahmat Hariyanto, S.E., M.M. serta Kapolsek Tangerang AKP Suyatno, S.H., M.H., bersama puluhan pengemudi ojek online (ojol) dari wilayah sekitar.

Kapolres menyampaikan pesan hangat kepada para pengemudi ojol yang hadir. “Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan keberkahan. Kami ingin menyampaikan sedikit bantuan sebagai bentuk kepedulian dan silaturahmi kepada Bapak-bapak sekalian yang setiap hari berjuang di jalan,” ujar Kombes Pol Jauhari.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan undangan kepada para pengemudi ojol untuk hadir di Polres Metro Tangerang Kota pada Senin, 8 Desember 2025, untuk mengikuti arahan Bapak Kapolda Metro Jaya sekaligus kegiatan pemasangan atribut ojol.

“Kami harap rekan-rekan dapat hadir. Kegiatan ini penting agar sinergi Polri dan para pengemudi di tingkat Polsek, Polres, maupun Polda semakin kuat dalam menjaga situasi kamtibmas,” tambahnya.

Sebanyak 100 paket sembako berisi beras 5 kilogram dibagikan kepada para pengemudi ojol. Pembagian berjalan lancar dan penuh keakraban. Para penerima mengaku sangat terbantu dengan program ini.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan sedikit membantu perekonomian di rumah,” ungkap Kombes Pol Jauhari.

Selain berbagi, kegiatan ini sekaligus memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang setiap hari bersinggungan langsung dengan dinamika di lapangan.

suhendi