Beranda blog Halaman 330

Proyek Siluman Jalan Tabrani Ahmad : Kabid BM Kota Pontianak Malas

0
Oplus_16908288

Pontianak, Kalbar : Kembali masyarakat mempersoalkan proyek jalan milik PUPR Kota Pontianak. Mereka menuding paket enak gila jalan rabat beton Tabrani Ahmad rentan penyimpangan.

” Ini proyek siluman bang. Papan plang tidak ada. Kondisi fisiknya banyak menggunakan campuran batu kong. APK juga nol. Nilainya berapa dan siapa pelaksananya, Jin atau orang, kita tidak tahu, ucap Hlm, warga sekitar.

Saat ini, katanya, pekerjaan sedang dan sudah berjalan sekitar 75 persen. Pengawasannya pun jarang tampak dilokasi. Ini yang menjadi faktor penyebab minimnya mutu pekerjaan.

” Kami berharap Walikota Pontianak memanggil Kabid Bina Marga yang kontrol cuma lewat HP. Tanya sebatasnya mana tugas yang telah dilakukan. Bila perlu terjun kelapangan melihat langsung realisasi pekerjaan termasuk aturan main yang ada, dilaksanakan atau tidak, ” pintanya.

Hlm juga menilai pelaksanaannya tidak mencerminkan unsur kualitas dan kwantitas. Terlalu banyak volume yang dikurangi, sehingga, belum selesai, sudah kelihatan kalau tubuh jalan tidak kokoh dan bakal hancur dalam hitungan 5 bulan kedepan.( 007/ Danil.A )

Polres Indramayu Siap Amankan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilwu Serentak Tahun 2025

0

Polres Indramayu Siap Amankan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilwu Serentak Tahun 2025

Indramayu – Menjelang pemungutan suara Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2025, Polres Indramayu Polda Jabar menggelar apel pergeseran pasukan pengamanan kegiatan pemungutan suara dan penetapan kuwu terpilih di 139 desa yang melaksanakan pemilihan kuwu.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Indramayu, Selasa (9/12/2025), dipimpin langsung Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan tahapan Pilwu telah berlangsung sejak September dan berjalan aman serta kondusif.

Ia mengingatkan seluruh personel bahwa hari pemungutan dan penghitungan suara adalah momen paling krusial yang menuntut kehadiran polisi secara profesional dan humanis.

“Rabu, 10 Desember 2025, merupakan hari yang sangat penting. Pemungutan, penghitungan, hingga penetapan kuwu terpilih harus berjalan lancar dan aman. Polri harus hadir memberi jaminan keamanan dan ketenangan bagi seluruh warga,” ucap AKBP Mochamad Fajar Gemilang.

Kapolres juga menekankan pentingnya pengecekan secara detail terhadap kesiapan personel, sarana-prasarana, serta penempatan setiap anggota di TPS.

“Cek kembali tugas, kelengkapan, dan siapa komandan pengendali masing-masing. Pastikan semua memahami peran dan tanggung jawabnya. Laksanakan secara profesional, kedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif,” tegasnya.

Kapolres mengingatkan bahwa Pilwu memiliki karakteristik berbeda dibanding pemilu daerah atau legislatif sehingga pendekatan persuasif dan humanis harus menjadi prioritas, agar masyarakat merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom.

Selain itu, Kapolres juga menginstruksikan pentingnya sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta para tokoh masyarakat di setiap wilayah guna memastikan seluruh tahapan berjalan tanpa hambatan.

“Semoga Allah SWT memberikan perlindungan dan kelancaran bagi kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.

Terpisah, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengingatkan masyarakat agar segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Masyarakat dapat menghubungi layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp 0819-9970-0110 atau call center 110,” katanya.(Saimin)

Penyusunan Dan Pelantikan Pejabat : Gubernur Dan Wakil Miskomunikasi

0

Kalbar: Proses perekrutan, pergeseran dan penempatan jabatan strategis dilingkungan Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat, yang baru saja tertuang di periode Ria Norsan, ditanggapi oleh berbagai kalangan masyarakat.

Kordinator Jaringan Aspirasi Indonesia Kalimantan Barat mengungkapkan, dulu implementasi pemilihan sangat selektif, tidak sembarangan dan ada fase tingkatan yang harus dilalui. Disitu unsur kualitas, kapabilitas maupun indeks prestasi kerja yang pernah dicapai, masuk dalam katagori bentuk penilaian.

Sekarang, katanya, metode akademik tadi, yang mampu memberikan kontribusi besar terhadap bidang pembangunan, justru tidak dipakai lagi. Mereka cendrung menggunakan sistem kepentingan pribadi, politik, kelompok, saudara, kawan, TIM maupun wujud balas jasa.

” Caranya sudah tidak karuan. Disini, asalkan Bapak senang, enak dan bisa diatur, ya dialah yang menduduki posisi basah, kendati orang tersebut pernah bermasalah, kantor Dinasnya sempat digrebek Polda dan diproses hukum hingga keranah pengadilan.

” Sementara mereka yang punya dedikasi tinggi, kemampuan merumuskan program dan torehan prestasi kerja, malah tersingkir oleh kepentingan tersembunyi yang arahnya ke penguasahan proyek dan lain lain, ” papar fatih Prambanan

Asumsi diatas, lanjutnya, diperkuat oleh steatmen Wagub yang menyatakan bahwa beliau menolak hadir diacara pelantikan, karna tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan jabatan dilingkungan Pemprov Kalimantan Barat.

Kordinator JAPRI Kalbar menegaskan, meskipun itu hak prerogatif Gubernur dan tidak menyalahi Undang-Undang, tetapi paling tidak rasa kebersamaan tersebut harus tertanam, mengingat tugas Wagub juga membantu pekerjaan Gubernur.

” Situasi ini tentu menjadi pertanyaan publik, ada persoalan apa antara Gubernur dan Wakil sehingga muncul miskomunikasi yang mengganggu jalannya pemerintahan maupun pembangunan, ” ucapnya. 007/ Danil.A

Komitmen Terhadap Lingkungan, BRI Hibahkan Kendaraan Sampah Untuk Pemkab Gianyar

0

KOMPAS.SBS #

Gianyar – Bali ||  Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan kenyamanan masyarakat, BRI Cabang Gianyar bersama BRI Cabang Ubud menyerahkan 1 unit mobil pick up dan 1 unit motor operasional sampah kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Bantuan kendaraan operasional ini merupakan dukungan BRI untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di wilayah Gianyar agar lebih cepat, efektif, dan menjangkau kawasan pelayanan yang lebih luas. Upaya ini selaras dengan komitmen BRI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kami percaya bahwa pembangunan tidak hanya tentang ekonomi, tetapi juga tentang lingkungan yang bersih dan manusia yang sejahtera,” ungkap Pimpinan BRI Cabang Gianyar dalam sambutannya.

BRI berharap fasilitas tambahan ini dapat membantu pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Gianyar.(Bud)

P3-TGAI Tebang Kacang : Gapoktani Sumber Rejeki Penonton, yang Garap Orang Rasau. Ukurannya Menyimpang

0
Oplus_16908288

Kalbar, Kubu Raya : Lagi-lagi proyek P3-TGAI menjadi perbincangan khalayak ramai. Mereka menuding paket irigasi Desa Tembang Kacang Kecamatan Sei Raya Kabupaten Kubu Raya, Milik aspirasi Anggota DPR-RI dari partai gerindra, banyak penyimpangan.

Tidak terpenuhinya aturan main dan protap pelaksanaan, membuat masyarakat setempat cerita keluhan hati. ” Gapoktani Sumber Rejeki cuma penonton setia mas. Pekerjanya orang Rasau, bukan kelompok tani di Desa ini yang handle. Bahkan kita juga sudah cerita sama TPM nya, ” ujar salah satu petani setempat.

Terkait kualitas dan kwantitas, ia menyebut sangat jauh dari cerminan mutu. Panjang, lebar dan tebal tidak sesuai aturan. Kalau mas tidak percaya coba ambil meteran ukur langsung dilokasi, realisasinya diluar spesifikasi tehnis.

Keluhan diatas bisa dibilang wujud protes berat yang harus dijawab oleh Yuliansyah selaku Anggota DPR-RI sekaligus pemilik proyek. Ada benarnya, karna menurut aturan, paket P3-TGAI itu diperuntukan bagi Gapoktani sekitar bukan orang luar.( Tim investigasi )

Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) Audiensi dengan Pejabat Baru Kepala Terminal Tanjung Priok

0

 

Jakarta Utara, kompas.bsb Dipimpin Andi Mulyati Pananrangi audiensi dengan Kepala Terminal Tanjung Priok Sandi, di Terminal Tanjung Priok. Jakarta Utara. Senin (08/12/2025).

Hadir pula dalam pertemuan ini Kepala Terminal baru B. Sandi, Wakil Kepala Terminal Tanjung Priok Mansyur, Pimpinan Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) Andi Mulyati Pananrangi SE. dan beberapa anggota AJB yang hadir.

Pertemuan ini bermaksud untuk menjalin silaturahmi dengan pejabat baru yaitu Kepala Terminal Tanjung Priok, dimana kebetulan Ketum AJB adalah besar di Wilayah Tg. Priok.

Dalam perkenalan ini Untuk perkenalan dan saling mengenal. Semoga kolaborasi positif terjalin.
“Semoga apa yang sudah berjalan baik bisa dilanjutkan,” Ujar Sandi selaku Kepala Terminal Tg. Priok yang baru. suhendi

“Minahasa Konsolidasikan Dominasi: TPID Award 2025 Jadi Bukti Kepemimpinan yang Efektif dan Terukur”

0

Kompas.sbs

Jakarta — Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menorehkan rekam jejak kepemimpinan yang visioner dan berprestasi di panggung nasional. Melalui konsistensi kebijakan, ketepatan pengendalian harga, serta soliditas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Minahasa kembali mengibarkan panji prestasi pada tataran pemerintahan pusat.

Setelah Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, menerima langsung Piala TPID Award 2025 pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025—sebuah prosesi bergengsi yang disaksikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo—pemerintahan Minahasa kembali mengukuhkan posisinya sebagai daerah pelopor pengendalian inflasi.

Pada Senin, 8 Desember 2025, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, MAP, melalui perwakilan resmi Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM, MSi, kembali menerima Piagam Penghargaan TPID Berprestasi 2025.

Penghargaan ini diserahkan oleh Direktur Eksekutif Bank Indonesia, Firman Mochtar, dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) TPID 2025 yang berlangsung di Hotel Mulia Senayan, Jakarta—sebuah forum strategis tingkat nasional yang mempertemukan pusat dan daerah dalam memastikan stabilitas ekonomi secara terintegrasi.

Prosesi tersebut semakin bermakna dengan kehadiran Deputi Menko Perekonomian, Ferry Irawan, serta Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardi Daud, yang sekaligus membuka rangkaian Rakorpusda sebagai simbol dimulainya konsolidasi nasional kebijakan pengendalian inflasi.

Mengemban mandat Bupati, Sekda Lynda Watania hadir didampingi jajaran kunci yang memperkuat arsitektur pengendalian inflasi Minahasa, yakni:

  • Sigit Setiawan, Asisten Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara
  • Agustivo Tumundo, SE, MSi, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM sekaligus Plt. Kepala Dinas Pangan
  • Flora Jeklin Rumbajan, SE, MAP, Kabag Perencanaan dan Keuangan Setdakab Minahasa

Kehadiran formasi ini menunjukkan bahwa capaian TPID Minahasa bukan hanya hasil dari kebijakan, tetapi merupakan operasionalisasi strategi yang terukur, menyeluruh, dan berbasis data.

Rakorpusda 2025 sendiri diikuti oleh seluruh Sekda daerah yang menerima predikat TPID Berprestasi, menjadikannya ruang strategis untuk sinkronisasi kebijakan nasional dan daerah dalam menjaga perekonomian tetap stabil, adaptif, dan tangguh menghadapi fluktuasi.

Dalam sambutannya, Sekda Lynda Watania menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari arah kebijakan yang tegas dan terstruktur dari Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang.

“Atas arahan dan bimbingan Bupati dan Wakil Bupati, Minahasa mampu mempertahankan prestasi sebagai TPID Berprestasi. Ini adalah keberhasilan kolektif yang kami syukuri,” ujar Watania.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah yang menjadi bagian dari TPID Kabupaten Minahasa atas dedikasi dan kerja keras mereka.

Pencapaian TPID Berprestasi 2025 menegaskan bahwa Minahasa tidak hanya mampu mengendalikan inflasi, melainkan juga mengamankan stabilitas ekonomi daerah melalui:

  • Penguatan koordinasi lintas sektor
  • Kecepatan respon terhadap dinamika harga dan pasokan
  • Implementasi program pengendalian inflasi berbasis komoditas strategis
  • Sinergi aktif antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan pelaku pasar

Prestasi ini menjadi cermin dari kepemimpinan yang proaktif, responsif, dan berorientasi pada ketahanan ekonomi jangka panjang.

Dengan diraihnya kembali penghargaan nasional ini, Minahasa menegaskan dirinya sebagai salah satu pilar penting pengendalian inflasi di wilayah Sulawesi dan memberikan bukti nyata bahwa tata kelola pemerintahan yang solid mampu menghadirkan stabilitas ekonomi bagi masyarakat.

#Lee_Us

Sawmil Liar di Desa Bukit Batu Sungai Kunyit : Polda Kalbar Wajib Terjun

0
Oplus_16908288

Kalbar, Mempawah: Praktek ilegal logging di Desa Bukit Batu Sei Kunyit Kabupaten Mempawah, disorot tajam masyarakat mempawah. Mereka menilai pihak APH cuma diam tanpa adanya langkah penegakan hukum.

” Disitu, maling kayu berani terang-terangan, melakukan aktivitas ilegal tanpa pernah merasa takut terhadap polisi maupun TNI setempat. Bahkan mobil truck pengangkut kayu, dengan slow selembenya keluar masuk di areal tersebut , ” ujar warga sekitar.

Ia mengatakan, meskipun alau buncit ngerti jika pekerjaannya jelas melanggar aturan hukum, tetapi pembantaian kayu yang terus menghancurkan lingkungan, tetap saja dilakukannya.

” MYK, yang diduga selaku pemilik sawmil liar, bukannya takut, malah rutin beroperasi hingga hutan gundul. Akibatnya dampak lonsor dan banjir besar berpotensi menghantam daerah tersebut, ” terang warga tadi.

Pengrusakan hutan ini, lanjutnya, bukan cuma merugikan negara dan daerah tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat yang tinggal disitu. Dugaan Pembiaran, menjadi faktor penyebab hancurnya lingkungan.

Berikut sekian aturan yang sengaja dikangkangi demi keuntungan pribadi, kelompok maupun beck kiri kanan. Undang-Undang Kehutanan (UU No. 41 Tahun 1999.

UU P3H (Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan – UU No. 18 Tahun 2013). Penebangan, pengangkutan, pengolahan, dan perdagangan hasil hutan tanpa dokumen legal dapat dikenakan sanksi pidana berat.

Warga meminta Polda Kalbar dan Dinas Kehutanan, turun kelapangan guna membuktikan kebenaran yang ada, agar rasa kepercayaan masyarakat tetap tertanam dalam, tidak curiga dan angkat jempol.( 007/ Danil.A )

HSB Menilai, Pipa Minyak PT Golden di Bawah Rumah Warga Desa Betung Barat Diduga Membahayakan Warga. ‎

0

Sumatra Selatan

Kompas. Sbs

‎PALI,– Sabtu , (06/12/2025) Keberadaan pipa milik PT Golden yang melintas di permukiman warga Desa Betung Barat, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mendapat sorotan tajam. Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Harimau Sumatera Bersatu Kabupaten PALI, Supar Dono, angkat bicara mengenai permasalahan ini, terutama setelah pipa tersebut telah dipadati oleh warga dan bahkan banyak yang sudah masuk ke kolong rumah penduduk.

‎Supar Dono menyampaikan kekhawatiran besar warga mengenai potensi bahaya yang mengintai.

‎”Banyak warga yang khawatir, bagaimana kalau pipa tersebut terjadi pecah di bawah rumah, Itu bisa membahayakan nyawa manusia. Kondisi pipa yang berada di bawah rumah warga dinilai sangat berisiko, mengingat potensi kebocoran atau ledakan yang dapat ditimbulkan oleh saluran minyak bumi. Pipa saluran minyak bumi yang telah masuk ke permukiman warga dan berpotensi mengganggu atau membahayakan masyarakat disekitarnya jelas menjadi perhatian serius,”Unjarnya.

‎Menurut Supar Dono, situasi ini berpotensi melanggar Undang-Undang (UU) No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Yang mana Pasal 69 ayat (1) UU PPLH secara tegas menyatakan bahwa setiap orang dilarang melakukan kegiatan yang dapat membahayakan masyarakat atau kerusakan lingkungan hidup.

‎Selain itu, Pasal 70 ayat (1) mengamanatkan bahwa setiap orang yang melakukan kegiatan yang berpotensi menyebabkan pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup, wajib melakukan upaya pencegahan dan pengendalian pencemaran.

‎Supar Dono menekankan bahwa keberadaan pipa saluran minyak bumi yang telah memasuki area permukiman warga berpotensi besar untuk mengganggu, bahkan membahayakan keselamatan masyarakat di sekitarnya.

‎”Kondisi pipa yang berada di bawah rumah warga dinilai sangat berisiko, mengingat potensi kebocoran atau ledakan yang dapat ditimbulkan oleh saluran minyak bumi,”Tambahnya.

‎Pipa saluran minyak bumi yang telah masuk ke permukiman warga dan berpotensi mengganggu atau membahayakan masyarakat di sekitarnya jelas menjadi perhatian serius,”cetusnya.

‎”Jika pipa tersebut terkait dengan kegiatan industri atau pertambangan, maka sesuai regulasi, semestinya telah dilakukan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan, guna memastikan kelayakan dan keamanan lingkungan bagi masyarakat sekitar,”Sampainya.

‎Maka dari itu, DPC Harimau Sumatera Bersatu Kabupaten PALI mendesak pihak terkait, termasuk PT Golden dan Pemerintah Daerah, untuk segera mengambil tindakan korektif demi menjamin keselamatan dan hak warga atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.

‎Rilis : (team/red)

Wabup Subang Di Dampingi Sekda Menghadiri Sosialisasi Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2025

0

*HADIRI PERINGATAN HAKORDIA 2025, WAKIL BUPATI SUBANG TEKANKAN PENGUATAN INTEGRITAS DAN PENCEGAHAN KORUPSI DI SELURUH PERANGKAT DAERAH*

*SUBANG* – Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., didampingi Sekretaris Daerah Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., menghadiri Sosialisasi Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Bupati, pada Senin (8/12/2025).

Kegiatan ini diikuti para kepala perangkat daerah dan para camat se-Kabupaten Subang sebagai bagian dari penguatan integritas dan upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan.

Dalam paparannya, Wakil Bupati Subang menyampaikan bahwa peringatan Hakordia bukan sekadar agenda tahunan, melainkan pengingat moral bahwa korupsi merupakan ancaman nyata bagi pembangunan daerah.

Beliau menekankan pentingnya tema nasional “Satukan Aksi Basmi Korupsi” sebagai komitmen bersama seluruh aparatur pemerintahan.

Wakil Bupati menegaskan bahwa integritas harus menjadi budaya kerja ASN, bukan hanya slogan, karena korupsi kerap berawal dari penyimpangan kecil seperti penyalahgunaan kewenangan dan gratifikasi.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Subang telah memperkuat strategi pencegahan melalui reformasi birokrasi, digitalisasi layanan publik, serta peningkatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Selain itu, beberapa hari sebelumnya Inspektorat Daerah Subang telah memberikan sosialisasi antikorupsi kepada siswa SMA sederajat, sebagai upaya membangun generasi muda yang berani menolak praktik penyimpangan.

“Mari kita jadikan Hakordia 2025 sebagai momentum memperbarui tekad bahwa Kabupaten Subang harus menjadi daerah yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi,” ujar Wakil Bupati.

Komitmen integritas tersebut harus diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan serta penyelesaian seluruh kewajiban pemerintahan secara bertanggung jawab.

“Mari bersama mewujudkan Subang yang maju, bagi dinas2 yang perlu menyelesaikan kewajibannya harap menjadi perhatian agar diselesaikan. Bagi yang ada tunggakan segera diselesaikan” jelasnya

Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Dr. Noordien Kusumanegara, S.H., M.H., turut memberikan materi mengenai arah pemberantasan korupsi.

Beliau menekankan bahwa korupsi merupakan kejahatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan publik.

Mengutip Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945, beliau menegaskan bahwa kekayaan alam dikuasai oleh negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, sehingga setiap penyelewengan jabatan untuk memperkaya pribadi harus ditindak tegas.

Noordien memaparkan bahwa menurut Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2022, Indonesia masih perlu meningkatkan keseriusan dalam upaya pemberantasan korupsi.

Dalam pemaparannya, beliau mengingatkan bahwa Subang merupakan wilayah strategis yang sedang berkembang pesat dan menjadi perhatian nasional.

Karena itu, seluruh perangkat daerah harus memastikan tidak ada hambatan birokrasi yang mengganggu iklim investasi.

Kepala Kejaksaan Negeri juga memberikan perhatian khusus pada proyek infrastruktur dan mengingatkan para pejabat teknis untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai aturan.

“Pencegahan harus dimulai dari diri sendiri dengan menerapkan hidup sederhana dan jujur. Integritas adalah benteng utama,” ujarnya.

Di akhir penyampaian, Dr. Noordien membuka ruang konsultasi bagi kepala perangkat daerah.

“Saya membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh kepala SKPD untuk berkonsultasi. Silakan datang sebelum ada persoalan. Pencegahan jauh lebih baik daripada penindakan,” tegasnya (D.Jekiw).