Kupang, Untuk kesekian kalinya Ikatan Arema NTT, melalui sanggar seni Maheso Aremania Budoyo, kembali menunjukkan eksistensinya dalam upaya ikut menjaga dan melestarikan budaya dan tradisi lewat penampilan kesenian tradisional khas Malang, Jatim, Bantengan Mberot di kawasan wisata pantai Lasiana, Minggu(31/05/2026)
Kolaborasi seni tradisional yang dipadu dengan kreasi koreografi modern dalam irama DJ, telah mampu membuat ribuan pasang mata pengunjung pantai Lasiana tak mampu berkedip, hawa mistis ritual yang merupakan bagian dari tampilan kesenian Bantengan ini, kian terasa menyelimuti atmosfir Kota Kupang di sore hari, tepatnya di Minggu penghujung bulan Mei yang cerah.
Gemulai para penari berpadu dengan gagahnya para pendekar Maheso Aremania budoyo, juga seolah menghipnotis para pengunjung untuk tak beranjak dari awal penampilan hingga usainya seluruh rangkaian performance terbaik Maheso Aremania Budoyo.
Ketua Ikatan Arema NTT, A. Haris yang ditemui usai kegiatan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Maheso Aremania Budoyo, juga seluruh keluarga besar Ikatan Arema NTT, juga kepada pihak panitia penyelenggara.
“Tentunya kami sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, bahwa dalam kegiatan kali ini, kami dari Ikatan Arema NTT juga Maheso Aremania Budoyo, bisa memberikan penampilan yang maksimal, semuanya mulai dari para penari para pemain Bantengan semua kompak sehingga acara dan atraksi kami dapat berjalan dengan baik, aman, lancar tak ada hambatan dan rintangan, ini yang paling penting, karena ini adalah sebuah atraksi yang tak biasa, kami tampilkan atraksi yang tak hanya melibatkan dunia nyata namun juga alam ghaib, atau dunia supranatural dalam atraksi Bantengan ini, ini adalah upaya kami dalam ikut menjaga serta melestarikan budaya dan tradisi warisan leluhur, memperkaya keanekaragaman budaya di Kota Kupang yang telah menjadi rumah kedua bagi kami warga asal Malang Raya yang telah menjadi bagian Kota Kupang Kota Kasih ini” tegas Haris.
Masih menurut Haris, yang merupakan tokoh juga orang nomor satu di ikatan Arema NTT, dirinya juga berterimakasih kepada para pengunjung dan penonton, yang menyaksikan atraksi yang ditampilkan oleh Maheso Aremania Budoyo, yang telah bekerjasama dan mengikuti arahan untuk tidak terlalu dekat di arena tempat atraksi Bantengan.
“Tentunya kami juga sangat berterimakasih kepada semua penonton dan para pengunjung Pantai Lasiana, karena telah ikut menjaga kelancaran penampilan atraksi kami dengan tidak terlalu dekat ke arena, karena bahaya dan sangat beresiko, kembali kami ingin panjatkan syukur karena semua telah kami selesaikan dengan lancar” pungkasnya.

Dari pantauan tim media dilapangan, tampak antusiasme para pengunjung yang memadati area Pantai Lasiana, tak hanya dari kalangan warga Jawa namun juga datang dari seluruh penjuru Kota dan Kabupaten Kupang bahkan dari seluruh daratan Timor.

