Ilustrasi Pasar Rote yang akan disiapkan Pemkab Rote Ndao di Kota Kupang untuk mempromosikan produk lokal
ROTE NDAO | KOMPAS.SBS — Produk kuliner, tenun, dan berbagai hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Rote Ndao tak lama lagi berpeluang menembus pasar yang lebih luas. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berencana membuka Pasar Rote di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rencana tersebut disampaikan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, saat menutup Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao, Senin (31/08/2026) malam.
Pasar Rote disiapkan sebagai ruang khusus untuk mempromosikan sekaligus memasarkan berbagai produk unggulan masyarakat Rote Ndao di tingkat provinsi.
“Kami akan sediakan tempat di provinsi untuk produk-produk Rote Ndao,” kata Paulus.
Menurut Paulus, kehadiran Pasar Rote di Kota Kupang diharapkan menjadi jembatan bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar. Produk yang selama ini lebih banyak dipasarkan di Rote Ndao akan memiliki ruang untuk dikenal oleh konsumen di daerah lain.
Tak hanya sebagai tempat transaksi, Pasar Rote juga diharapkan menjadi etalase kekayaan budaya dan kuliner masyarakat Rote Ndao.
Sejumlah makanan khas Rote, seperti jagung bose, ikan kuah asam, dan gula air, disebut memiliki potensi untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas melalui pasar tersebut.
“Kuliner khas Rote seperti jagung bose, ikan kuah asam, dan gula air berpotensi kita perkenalkan,” ujar Paulus.
Bagi masyarakat Rote Ndao yang tinggal di Kota Kupang, rencana tersebut juga membuka peluang untuk ikut memperkenalkan produk daerah asal mereka. Dukungan masyarakat, terutama dengan membeli dan menggunakan produk lokal, dinilai dapat membantu memperkuat promosi.
Keberadaan Pasar Rote diharapkan tidak berhenti pada kegiatan jual beli. Pemerintah daerah ingin ruang tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem UMKM, mulai dari promosi, pemasaran, hingga peningkatan nilai ekonomi produk lokal.
Jika terealisasi, pelaku UMKM dan perajin Rote Ndao memiliki akses yang lebih dekat dengan pasar di ibu kota provinsi. Kondisi itu diharapkan dapat membuka peluang konsumen baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Namun, rencana pembukaan Pasar Rote tersebut masih membutuhkan persiapan. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan menyusun konsep dan menyiapkan berbagai kebutuhan sebelum pasar tersebut diluncurkan.
Bagi pelaku UMKM, rencana ini menjadi peluang untuk membawa produk lokal Rote Ndao keluar dari pasar tradisional daerah dan memperkenalkannya kepada konsumen yang lebih luas.
Dari kain tenun hingga sepiring kuliner khas, Pasar Rote nantinya diharapkan menjadi ruang yang mempertemukan produk, budaya, dan cerita masyarakat Rote Ndao dengan masyarakat di Kota Kupang.

