Kupang, Banyak cara dilakukan untuk mengekspresikan sebuah karya, tak butuh banyak bicara retorika namun langsung kepada wujud nyata, hal inilah yang dilakukan oleh para seniman di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mereka mencoba mengekspresikan karya terbaik mereka khususnya bidang seni menggambar dalam Pameran Seni Puku Paka, yang dilaksanakan di sudut Kota Tua, Lai Lai Besikopan atau biasa dikenal LLBK, Kota Lama, dari 29-31 mei 2026.

Koordinator Pameran Seni Puku Paka, Ulma Naraheda, yang berhasil ditemui media disela-sela kegiatan pameran menyebutkan, bahwa latar belakang dari Pameran Puku Paka ini adalah inisiasi dari pusat yaitu Forum Drawing Indonesia, yang kini telah berganti nama Indonesia Raya menggambar.
“Iya jadi pameran Puku Paka ini sebenarnya awalnya adalah inisiasi dari forum drawing Indonesia dari tahun 2022 silam, yang sekarang namanya adalah Indonesia Raya menggambar, karena bulan Mei ini bertepatan dengan hari menggambar nasional 2 mei sampai juga hari pendidikan, juga bulan menggambar nasional di bulan Mei ini, jadi Indonesia Raya menggambar punya inisiasi bikin acara pameran masing-masing di tiap daerahnya, jadi kita di Kupang ini juga termasuk yang sudah ikutan dari tahun 2022 atau dari awal, sekarang di 2026 ini merupakan tahun ke-5, terus alasannya kenapa kita ditempat ini, karena tahun pertama kita juga ditempat ini, yaitu LLBK Kota Lama” Terang Ulma.
Masih menurut Ulma, pihaknya bersyukur karena dari tahun ke tahun sudah ada peningkatan, baik animo dari mereka yang berpartisipasi, apresiasi dari masyarakat bahkan Pemerintah juga mulai lirik.
“Kami sangat bersyukur karena dari tahun ke tahun semakin banyak yang tertarik dengan pameran kami ini, terbukti hari ini yang terlibat dalam pameran ini selain dari kami independen, juga ada beberapa komunitas, ada Propa kapur sirih dari senior senior seniman di NTT, ada Timor gravity, ada Skomus, ada juga Kupang pung seni. banyaknya respon positif ini tentu ini menjadi motivasi kami untuk semakin bisa meningkatkan kreatifitas kami dalam berkarya, bahkan tahun lalu itu, Ibu Wakil Walikota Kupang sempat datang berkunjung di pameran kami, pameran Bakumpul di Cafe Basement, tahun ini juga beliau masih cari tahu apakah ada lagi pameran, jadi beliau lumayan support pada kegiatan kami, semoga kedepannya semakin meningkat dan lebih mendapatkan apresiasi lagi” tambahnya

Seniman wanita yang dikenal ramah dan baik ini juga menitipkan pesan bahwa, Seni itu bukan hanya ada di daerah Jawa atau daerah kota besar lainnya, tapi Kupang NTT juga punya seniman-seniman yang bagus dan bisa bikin pameran walaupun bukan yang mewah, tapi bisalah mengadakan pameran yang bisa mengapresiasi para seniman.
Sementara itu menurut salah satu seniman senior NTT, Adi Tlaan, bahwa ajang pameran ini adalah sebagai media untuk para seniman yang selama ini belum pernah mengeksplorasi karyanya.
“Iya jadi ini kami independen atau Indie kami sedang dalam proses untuk maju, selain itu ini merupakan media bagi teman-teman yang punya talenta diluar sana, yang selam ini mungkin karyanya hanya disimpan dikamar, saat melihat ada kegiatan kami ini suatu saat mereka bisa join dan bisa membuat talenta itu tidak terpendam begitu saja tapi bisa dikembangkan itu tujuan kami” pungkas Adi Tlaan.
