Doc Foto Serka Maxen Mboro (BABINSA)
ROTE NDAO | KOMPAS.SBS – Turnamen Sepak Bola Oenale FC Cup IV Tahun 2026 resmi bergulir dan menjadi salah satu ajang olahraga yang mendapat perhatian masyarakat Kabupaten Rote Ndao. Memasuki hari ke-11 pelaksanaan, turnamen ini diikuti oleh 34 tim yang bersaing memperebutkan total hadiah sebesar Rp26 juta.
Ketua Panitia Oenale FC Cup IV, Serka Maxem Mboro, merupakan putra asli berdarah Oenale yang sehari-hari bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1627-03/Batutua, jajaran Kodim 1627/Rote Ndao, Korem 161/Wira Sakti, Kodam IX/Udayana.
Selain mengemban tugas sebagai prajurit TNI AD, Serka Maxem Mboro juga dikenal sebagai insan sepak bola. Ia pernah mengantongi lisensi Wasit Nasional C1 dan memimpin berbagai pertandingan sepak bola, termasuk kompetisi Liga 1 Indonesia serta turnamen tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur, El Tari Memorial Cup (ETMC). Meski kini tidak lagi aktif memimpin pertandingan sebagai wasit, ia tetap mengabdikan diri pada dunia olahraga melalui pembinaan klub Oenale FC dan penyelenggaraan turnamen sepak bola di wilayahnya.
Menurut Serka Maxem Mboro, gagasan penyelenggaraan turnamen berawal dari kepeduliannya terhadap potensi generasi muda di wilayah Nusak Oenale yang belum memiliki wadah pembinaan yang terorganisasi.
“Saya melihat masih banyak anak-anak muda yang memiliki bakat bermain sepak bola, tetapi belum memiliki wadah untuk berkembang. Karena itu, saya mengajak tokoh masyarakat, tokoh adat, dan para pemuda untuk bersama-sama membentuk tim serta menyelenggarakan turnamen sebagai sarana pembinaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dari hasil musyawarah bersama tokoh masyarakat dan Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Deni Mooy, dibentuklah Wena FC sebagai langkah awal pembinaan pemain muda. Setelah aktif mengikuti berbagai turnamen di dalam maupun luar daerah, lahirlah gagasan menyelenggarakan turnamen yang kini dikenal sebagai Oenale FC Cup, dengan mengangkat nama Nusak Oenale sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan identitas masyarakat setempat.
Serka Maxem mengatakan bahwa penyelenggaraan Oenale FC Cup memiliki beberapa tujuan utama, yakni mempererat hubungan persahabatan antarklub dan masyarakat, meningkatkan kualitas sportivitas serta semangat fair play dalam sepak bola, menyediakan hiburan yang positif bagi masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama turnamen berlangsung.
“Kami berharap turnamen ini bukan hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang berjualan di sekitar lapangan serta mempererat persaudaraan antarmasyarakat,” katanya.
Dalam penyelenggaraannya, pendanaan turnamen diperoleh melalui swadaya Babinsa bersama tokoh masyarakat dan para pemuda Nusak Oenale. Selain itu, panitia juga mendapatkan dukungan dari sejumlah donatur, di antaranya KONI Kabupaten Rote Ndao, Deni Mooy selaku Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, serta Stevano selaku Anggota DPR RI.
Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp26.000.000 dengan rincian Juara I memperoleh Rp10.000.000, Juara II Rp7.000.000, Juara III Rp5.000.000, Juara IV Rp3.000.000, sedangkan penghargaan Top Skor dan Pemain Terbaik masing-masing menerima Rp500.000.
Melalui penyelenggaraan Oenale FC Cup IV Tahun 2026, Serka Maxem Mboro berharap turnamen ini dapat terus menjadi agenda olahraga tahunan yang mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola dari Rote Ndao, memperkuat persatuan masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan para pelaku UMKM. #Yefri Henukh#

