Top 5 This Week

Related Posts

Masyarakat Sabang Harapkan Dukungan Mualem Hadirkan Armada Tambahan Sementara | Kompas.sbs.-News.

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.

Masyarakat Sabang Harapkan Dukungan Mualem Hadirkan Armada Tambahan Sementara, Jaga Denyut Pariwisata dan Ekonomi Pulau Weh

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
SABANG – KOMPAS.SBS.-NEWS || 13 JUNI 2026 ||  Menjelang musim liburan sekolah dan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pulau Weh, masyarakat Sabang berharap Pemerintah Aceh dapat mengambil langkah strategis dengan menghadirkan armada kapal penyeberangan tambahan sementara selama proses perbaikan Kapal Aceh Hebat 2 masih berlangsung.

Harapan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kelancaran akses transportasi laut yang selama ini menjadi urat nadi penghubung antara Banda Aceh dan Sabang.

Masyarakat menegaskan, aspirasi ini bukanlah bentuk keluhan atas perbaikan Kapal Aceh Hebat 2, melainkan dorongan agar pelayanan transportasi laut tetap optimal di tengah tingginya mobilitas penumpang selama musim liburan.
Saat ini, proses perbaikan Kapal Aceh Hebat 2 pasca insiden di Pelabuhan Ulee Lheue masih terus berlangsung.

Masyarakat mendukung penuh upaya tersebut demi menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelayaran. Namun di sisi lain, berkurangnya armada operasional dikhawatirkan dapat memengaruhi kelancaran arus wisatawan yang hendak berkunjung ke Sabang.

Salah seorang warga Sabang, T. Bayu, mengatakan bahwa keberadaan transportasi laut yang memadai memiliki peran vital dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata.

“Kami mendukung sepenuhnya proses perbaikan Kapal Aceh Hebat 2 agar dapat kembali beroperasi dengan aman dan maksimal. Namun selama masa perbaikan berlangsung, kami berharap Pemerintah Aceh dapat menghadirkan kapal tambahan sementara agar wisatawan tetap mudah berkunjung ke Sabang. Ini penting untuk menjaga roda ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya.

Menurutnya, momentum libur sekolah tahun ini menjadi peluang besar bagi Sabang untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan. Sebagai destinasi wisata bahari unggulan di ujung barat Indonesia, Pulau Weh memiliki daya tarik luar biasa yang telah dikenal hingga mancanegara.

Keindahan panorama bawah laut, pantai-pantai eksotis, kawasan konservasi laut, wisata sejarah, hingga ikon nasional Kilometer Nol Indonesia menjadi magnet yang terus menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Meningkatnya kunjungan wisatawan memberikan dampak langsung terhadap sektor perhotelan, restoran, pelaku UMKM, jasa transportasi, usaha wisata bahari, pemandu wisata, hingga pedagang kecil yang menggantungkan penghasilannya dari aktivitas pariwisata.

Karena itu, masyarakat berharap Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, dapat memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan transportasi laut menuju Sabang selama masa perbaikan kapal berlangsung.

Penambahan satu atau bahkan beberapa armada kapal sementara dinilai menjadi solusi strategis untuk menjaga stabilitas layanan penyeberangan, mengantisipasi lonjakan penumpang, sekaligus memastikan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat tetap tumbuh selama musim liburan.

Sejumlah tokoh masyarakat juga menilai bahwa kelancaran akses transportasi merupakan faktor utama dalam menjaga citra Sabang sebagai destinasi wisata kelas nasional dan internasional. Mereka berharap wisatawan yang telah merencanakan perjalanan ke Pulau Weh tidak mengalami kendala akibat keterbatasan kapasitas angkutan laut.

“Masyarakat yakin Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem memiliki komitmen besar dalam membangun konektivitas daerah dan memajukan sektor pariwisata. Karena itu, kami berharap adanya langkah cepat dan solusi terbaik agar arus wisatawan menuju Sabang tetap lancar selama musim liburan ini,” ungkap sejumlah warga.

Di tengah proses perbaikan Kapal Aceh Hebat 2 yang sedang berlangsung, masyarakat Sabang tetap optimistis. Mereka percaya Pemerintah Aceh akan memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut sebagai sarana mobilitas, distribusi barang, dan penggerak ekonomi daerah.

Bagi masyarakat Pulau Weh, kapal penyeberangan bukan sekadar alat transportasi. Kapal adalah penghubung harapan, penggerak ekonomi, serta jembatan yang menghubungkan Sabang dengan berbagai peluang pembangunan dan kemajuan.

Ketika akses transportasi berjalan lancar, wisatawan datang, usaha masyarakat tumbuh, investasi bergerak, dan perekonomian daerah semakin kuat. Karena itu, menjaga kelancaran transportasi laut bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga menjaga masa depan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat Sabang.

“Menjaga kelancaran transportasi laut berarti menjaga denyut ekonomi, pariwisata, dan masa depan Sabang sebagai gerbang wisata bahari terdepan di ujung barat Indonesia.”

-Reporter/Perss Media KOMPAS.SBS.-Wilayah Sabang : MJ Novi Karno 

-Sumber/Photo : Wartawan Kompas.sbs.

-Rilis/RedaksiNasional : KOMPAS.SBS.

Popular Articles