Mempawah, Kalimantan Barat __ Proyek basah kuyup irigasi P3-TGAI kembali menuai sorotan. Paket Aspirasi milik Anggota DPR-RI di Desa Sungai Nipah, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, lokasi pekerjaannya di kebun kelapa milik pribadi warga.
” Kita heran, proyek senilai Rp. 195 juta yang dilaksanakan oleh Gapoktan Parateh Mandiri, lokasinya kok dilahan kebun kelapa pribadi. Apa diperbolehkan menurut hukum. Kalaupun dihibahkan, tentu ada selembar surat sebagai bukti administrasi bukan lewat ucapan, ” terang warga sekitar agak bingung.
Selain itu, katanya, kualitas dan kwantitas pekerjaan jauh dari harapan. Banyak item yang tidak sesuai dengan spesifikasi tehnis. Seperti turap lantai dasar menggunakan kayu kelapa. paplingnya juga memakai besi banci.
Paket P3-TGAI ini ada 3 titik, masing-masing di Dusun Mawar dan Dusun Melati Desa Sungai Nipah. ” Nah jika semua konsep pekerjaan kayak gituan, artinya banyak memanipulasi material, ludes dong duit kamu, aku dan dia, ” tegasnya.
BWSK 1 selaku pendamping, yang diharapkan mampu melakukan pengawasan dan pengarahan secara tehnis, justru jarang kelokasi mengingat buruknya cuaca.(007/Danil.A)

