Top 5 This Week

Related Posts

Kebakaran Bengkel Makmur Jaya di Jalan Simpang Garuda | Kompas.sbs

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS

Kebakaran Bengkel Makmur Jaya di Simpang Garuda, Sinergi Petugas Gabungan Berhasil Cegah Api Merambat ke Bangunan Sekitar

SABANG – KOMPAS.SBS | Musibah kebakaran menghanguskan sebagian Bengkel Makmur Jaya (MJ) milik Fadli yang berlokasi di Jalan T. Chik Ditiro Nomor 11, kawasan Simpang Garuda, tepat di samping Masjid Agung Babussalam, Kota Sabang, Selasa (4/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar setelah kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari bagian belakang bengkel. Masyarakat yang berada di sekitar lokasi berhamburan mendatangi tempat kejadian untuk membantu proses evakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan sekaligus memberikan ruang bagi petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan.

Berdasarkan pantauan langsung awak media Kompas Sabang News, kobaran api dengan cepat melahap sejumlah material yang mudah terbakar, di antaranya ban bekas, kabel, kayu, perlengkapan bengkel, serta beberapa kendaraan yang berada di area belakang bangunan.

Menerima laporan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sabang segera mengerahkan personelnya ke lokasi. Upaya pemadaman turut melibatkan BPBD Kota Sabang, Polres Sabang, personel TNI, Satpol PP, PLN Sabang, serta unsur pemerintah daerah dan masyarakat yang bahu-membahu memadamkan api agar tidak menjalar ke bangunan pertokoan dan permukiman di sekitarnya.

Proses pemadaman berlangsung cukup menantang karena titik api berada di area belakang bengkel yang dipenuhi bahan-bahan mudah terbakar. Namun berkat koordinasi yang baik serta kerja sama lintas instansi, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke bangunan lain.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga sekitar pukul 18.15 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Di tengah proses penanganan, kepedulian aparat dan masyarakat juga terlihat saat membantu mengevakuasi barang dagangan milik Kak Ayu, pemilik kios yang berada tepat di samping bengkel. Menurut keterangan warga, saat api mulai membesar, Kak Ayu sedang melayani pembeli sehingga tidak mengetahui awal kejadian. Setelah diberi tahu warga, ia segera menyelamatkan barang dagangannya. Usai situasi dinyatakan aman, personel TNI, Polri, bersama masyarakat kembali membantu memasukkan seluruh barang tersebut ke dalam kios.

Sementara itu, Polres Sabang langsung memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Aparat kepolisian juga melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Di lokasi kejadian sempat beredar dugaan dari sejumlah warga mengenai kemungkinan adanya gangguan pada instalasi atau kabel listrik. Namun informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar karena sebagian bangunan bengkel beserta peralatan usaha, material kerja, dan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan akibat kobaran api. Nilai kerugian masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Pantauan di lapangan juga menunjukkan bahwa dalam beberapa hari terakhir wilayah Kota Sabang mengalami cuaca yang berubah-ubah, disertai hujan dan angin kencang. Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah maupun tempat usaha.

Peristiwa ini kembali membuktikan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menghadapi situasi darurat. Respons cepat petugas gabungan yang didukung partisipasi aktif masyarakat berhasil mencegah kobaran api meluas ke bangunan lain di kawasan padat aktivitas tersebut, sehingga dampak yang lebih besar dapat dihindari.

Kompas Sabang News mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik, tidak menumpuk bahan mudah terbakar tanpa pengamanan yang memadai, serta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan profesional.

Hingga berita ini diterbitkan, lokasi Bengkel Makmur Jaya (MJ) masih dipasangi garis polisi dan dijaga aparat keamanan. Personel kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran, sementara petugas pemadam memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Reporter: Mj Eric Karno

Popular Articles