Selasa, September 29, 2026
HARGA IKLAN
Beranda Berita Gaungkan Revolusi Berpikir, Petrus Tengko: Jangan Hanya Jadi Pengumpul Informasi

Gaungkan Revolusi Berpikir, Petrus Tengko: Jangan Hanya Jadi Pengumpul Informasi

0
17

KOMPAS.SBS – KUPANG | Di tengah derasnya arus informasi dan ketatnya persaingan global, Ketua Pemuda Pancasila (PP) … Petrus Tengko menggaungkan pentingnya revolusi berpikir.

Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini bukan lagi soal kekurangan informasi, melainkan bagaimana memilih, mendalami, dan mengubah informasi menjadi kompetensi dan karya nyata.

> “Belajar banyak hal menghasilkan sedikit hal yang tahu; belajar sedikit menghasilkan banyak hal yang tahu,” ungkap Petrus Tengko dalam refleksi tertulisnya, Senin (28/09/2026).

Ia menjelaskan, ungkapan tersebut bukan ajakan untuk berhenti belajar banyak hal. Namun, belajar luas tanpa kedalaman hanya akan berhenti sebagai informasi. Sebaliknya, dengan mendalami satu bidang secara sungguh-sungguh, seseorang akan melahirkan banyak pemahaman dan keterampilan baru.

Petrus mencontohkan, seorang anak muda yang mendalami pemrograman dan kecerdasan buatan (AI), pada awalnya hanya belajar membuat program. Namun ketika ditekuni, ia juga akan menguasai matematika, logika, data, desain sistem, keamanan digital, etika teknologi hingga bisnis.

“Hal yang sama bisa diterapkan pada potensi lokal kita di NTT. Orang yang mendalami pertanian tidak cukup hanya bisa bercocok tanam. Ia harus kuasai teknologi, pengolahan, pengemasan, pemasaran digital, standar mutu hingga rantai pasok. Dari situ produk lokal bisa go global,” jelasnya.

Ia menambahkan, revolusi berpikir berarti mengubah kebiasaan dari sekadar mengumpulkan informasi menjadi membangun pemahaman, dari mencoba menjadi mendalami, dan dari mengetahui menjadi mampu melakukan.

“Persaingan global menuntut manusia yang berpikir kritis, adaptif, kolaboratif, inovatif dan solutif. Belajar luas agar tidak sempit dalam berpikir. Belajar mendalam agar tidak dangkal dalam bertindak,” tegasnya.

Di akhir pesannya, Petrus mengajak seluruh kader dan keluarga besar Pemuda Pancasila di manapun berada untuk terus bertumbuh dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi sesama.

“Jangan sekadar menjadi orang yang tahu banyak. Jadilah orang yang memahami sesuatu dengan mendalam dan mampu melakukan sesuatu yang berarti,” pungkasnya.