Kota Bitung, Kompas :Usai menyelesaikan rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) Tahun Ajaran 2026/2027, SMK Muhammadiyah Kota Bitung segera bergerak ke tahap operasional akademik.
Kepala Sekolah, Arismiaty Soeri, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Kota Bitung, H. Aripin P. Abbas, S.Pd., M.Pd., menggelar rapat internal strategis bersama seluruh dewan guru.
Agenda utama pertemuan ini adalah pembagian tugas mengajar, penentuan wali kelas, serta penyusunan program kerja semester ganjil yang efektif dan efisien.
Rapat ini menjadi momen krusial untuk memastikan bahwa setiap guru memahami peran dan tanggung jawabnya secara jelas sejak awal tahun ajaran.
Kehadiran langsung Ketua Majelis Dikdasmen menunjukkan perhatian serius pimpinan organisasi terhadap tata kelola pendidikan di tingkat satuan pendidikan, menjamin bahwa visi misi Muhammadiyah dapat diterjemahkan ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Bitung, Arismiaty Soeri, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam rapat penting ini, meski baru saja menyelesaikan tugas berat mendampingi siswa baru selama Fortasi.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu guru atas kehadiran dan dedikasi kalian. Saya tahu energi kalian sudah terkuras saat membimbing 37 siswa baru, namun semangat kalian untuk mempersiapkan tahun ajaran baru tetap tinggi. Ini adalah bukti profesionalisme dan cinta kalian terhadap profesi pendidik,” ujar Arismiaty Soeri dengan nada hangat namun tegas.
Ia menambahkan harapannya agar pembagian tugas yang dilakukan dapat diterima dengan lapang dada dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
“Semoga, mari kita jadikan pembagian tugas ini sebagai bentuk kolaborasi, bukan beban. Dengan sinergi yang kuat antar-guru, kita dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif, inovatif, dan menyenangkan bagi siswa. Mari kita pastikan setiap jam pelajaran bermakna dan berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Bitung, H. Aripin P. Abbas, S.Pd., M.Pd., juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak sekolah, khususnya Kepala Sekolah dan seluruh dewan guru, atas kerja keras mereka dalam menyelenggarakan Fortasi dengan sukses.
“Terima kasih kepada Ibu Arismiaty dan seluruh guru SMK Muhammadiyah Bitung. Keberhasilan Fortasi adalah langkah awal yang baik. Kami dari Majelis Dikdasmen berkomitmen untuk terus mendukung sekolah dalam menyediakan fasilitas, pelatihan, dan kebijakan yang diperlukan,” kata H. Aripin.
Ia menyampaikan harapan agar para guru tidak hanya fokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa sesuai nilai-nilai Islam.
“Semoga, melalui pembagian tugas yang jelas ini, Bapak/Ibu guru dapat bekerja dengan lebih terarah. Jadilah teladan bagi siswa. Jangan lelah untuk berinovasi dalam metode mengajar, karena dunia berubah cepat. Kami percaya, dengan kepemimpinan Ibu Arismiaty dan dukungan guru-guru hebat, SMK Muhammadiyah Bitung akan terus melahirkan lulusan yang kompeten dan berakhlak mulia,” pungkasnya.
Dengan selesainya rapat pembagian tugas ini, SMK Muhammadiyah Bitung dinyatakan siap sepenuhnya untuk memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) resmi. Setiap guru kini memiliki peta jalan yang jelas mengenai target kurikulum, jadwal mengajar, dan peran ekstra-kurikuler yang harus dijalani.

