Top 5 This Week

Related Posts

Laporan Dugaan Penganiayaan Pengambiran Residence Cirebon Masuk Polres, Korban Sudah Visum Di RS Gunung Jati

Peristiwa tersebut diduga terjadi setelahnya Wiewie menunggu di depan rumah seorang pria Bernama HERIC SIMPHONRIEN MBOUYA (ABENG) selama semalaman.

Wiewie mengaku datang ke kediaman ABENG pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kedatangannya disebut untuk menindaklanjuti komunikasi yang sebelumnya yang dilakukan melalui WhatsApp serta pengumuman di media sosial wilayah Cirebon dan Jakarta.

Namun, menurutnya, pintu rumah tidak kunjung dibuka. Karena telah menempuh perjalanan dan mengeluarkan biaya, ia memilih tetap menunggu di depan rumah hingga pagi hari.

“Saya memutuskan untuk tetap menunggu dari jam 7 malam hingga berganti hari. Jadi saya tidak tidur, saya duduk dan berharap Pak Abeng dan Bu Sonia bisa membukakan pintu,” kata Wiewie.

Pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 07.00-07.30 WIB, pintu rumah akhirnya dibuka. Wiewie mengaku kemudian terjadi tindakan fisik yang dilakukan oleh ABENG.

Menurut keterangannya, tangan Wiewie ditarik dengan keras hingga tubuhnya terjatuh ke tanah. Ia menyebut terdapat empat petugas keamanan di sekitar lokasi ketika kejadian berlangsung.

Wiewie kemudian berusaha bangkit sendiri. Saat memprotes perlakuan tersebut, ia kembali mengaku didorong dengan keras hingga terjatuh untuk kedua kalinya.

“Saya masih shock, saya masih kaget. Kemudian saya didorong justru jauh lebih keras daripada yang pertama sehingga saya terjatuh dengan keras,” ujarnya, Minggu (11/10/2026)

Wiewie mengatakan, kepalanya nyaris terbentur bagian bawah mobil yang berada di lokasi.

Akibat kejadian tersebut, Wiewie mengaku mengalami sejumlah luka, di antaranya luka pada lengan, sakit pada bagian kepala, serta memar lebam berwarna hitam pada paha kiri.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian.

Wiewie menyebut laporan dugaan penganiayaan telah diterima Polres Cirebon Kota dengan nomor LP/B/641/X/2026/SPKT/Polres Cirebon Kota/Polda Jawa Barat.

Selain membuat laporan, dia juga telah menjalani pemeriksaan medis untuk kepentingan visum et repertum di Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon.

“Saya sudah melaporkan kejadian ini ke pihak Polres Cirebon Kota dan juga sudah melakukan visum di Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon,” pungkasnya.

Popular Articles