Top 5 This Week

Related Posts

PKL CIPONDOH TERUS MENJAMUR, SIAPA YANG MENGAWASI? WARGA DESAK WALI KOTA BERTINDAK TEGAS

KOMPAS.SBS — TANGERANG, BANTEN — 8 Oktober 2026 — Persoalan pedagang kaki lima (PKL) di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kembali menjadi sorotan serius masyarakat. Kawasan GOR Gondrong, Pasar Sipon dan Poris Plawad Utara menjadi titik yang disebut warga membutuhkan penataan dan pengawasan lebih konsisten.

Masyarakat mempertanyakan mengapa persoalan PKL terus berulang. Jika penertiban sudah dilakukan, mengapa aktivitas kembali muncul? Siapa yang bertanggung jawab melakukan pengawasan? Dan bagaimana memastikan ruang publik tetap berfungsi setelah penertiban?

Di GOR Gondrong, warga juga mempertanyakan keberadaan pihak yang disebut mengaku sebagai koordinator PKL. Publik meminta pemerintah memastikan apakah pihak tersebut memiliki kewenangan resmi dan atas dasar apa mereka melakukan koordinasi terhadap pedagang.

Sorotan semakin tajam ketika muncul laporan mengenai dugaan pungutan terhadap PKL. Jika benar terdapat pungutan, masyarakat meminta aparat memeriksa dasar hukumnya, pihak yang menarik, nominal, penerima, serta penggunaan dana tersebut. Jika terbukti ilegal, proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan. Namun seluruh dugaan tetap harus diverifikasi dan pihak yang disebut wajib diberikan ruang klarifikasi serta hak jawab.

Masyarakat juga meminta Wali Kota Tangerang memberikan perhatian kepada Camat Cipondoh, Trantib Kecamatan Cipondoh dan Kasatpol PP Kota Tangerang agar penertiban dilakukan tegas, rutin, teratur, terukur dan berkelanjutan, bukan sekadar operasi sesaat.

Aspirasi warga turut diarahkan kepada Gubernur Banten, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Presiden RI Prabowo Subianto agar persoalan yang menyangkut ketertiban ruang publik dan dugaan pelanggaran hukum mendapatkan perhatian sesuai kewenangan masing-masing.

Kini publik menunggu jawaban atas pertanyaan paling mendasar: siapa yang mengatur, siapa yang mengawasi, dan mengapa persoalan PKL Cipondoh terus berulang
Catatan redaksi: dugaan dalam pemberitaan ini masih memerlukan verifikasi. Media membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi seluruh pihak terkait. Red David E,S.E.

Popular Articles