Top 5 This Week

Related Posts

Rokok Ilegal Gudang Cengkeh Muncul Lagi, Ada Dugaan Permainan di Balik Layar

Pontianak. Kalimantan Barat ” Ditangkap tetapi kok banyak beredar diluar. Apa mungkin pemilik tebus dengan nilai tinggi, sehingga rokok gelap tersebut bisa bebas bahkan banjir dipasaran. Ini yang mesti dijelaskan oleh Bea Dan Cukai Kalimantan Barat, ” tegas warga Kota Pontianak.

Sebelumnya, 2 minggu yang lalu, publik telah mengetahui adanya penangkapan rokok ilegal dipelabuhan Dwikora Pontianak. Namun dalam tenggang waktu tersebut, ternyata rokok merk Gudang Cengkeh produksi pabrik siluman itu, banyak masuk di pasaran Kota Pontianak.

Warga tadi berpikir kondisi ini tentu memunculkan pertanyaan dan sorotan tajam di masyarakat. Semudah itukah proses hukum di Kalbar terhadap barang seludupan yang jelas-jelas merugikan negara.

” Gampang benar Lolos. Padahal ribuan batang rokok yang datang dari luar Kalbar itu terbukti tidak memiliki pita cukai resmi. Kalau Menkeu nya Pak Purbaya, Dirjen Bea Dan Cukai pasti habis dibuatnya, ” terang warga tadi.

Tidak menuduh, sambungnya, namun bebasnya rokok-rokok tersebut dari penjagaan ketat Petugas, diduga, semuanya akibat terjadinya Kolusi dan oli pelicin buatan Eropa yang disuguhkan Ahui untuk mereka yang memiliki pangkat dan Jabatan.

” Oleh karna itu, kami meminta Polda Kalbar maupun Kejaksaan Tinggi ikut terjun menyelidiki dugaan diatas sekaligus meminta keterangan dari petugas Bea Dan Cukai maupun Ahui selaku pemilik rokok gudang cengkeh, ” ucapnya.(007/Danil.A)

Popular Articles