Top 5 This Week

Related Posts

Kebakaran Lahan Belukar di Tegal Rejo Lawang Kidul, Damkar Bersama TNI-Polri dan Warga Bergerak Cepat

Lansir  Kompas.sbs

MUARA ENIM – Kebakaran lahan belukar terjadi di wilayah RT 05, Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Api yang muncul di area belukar di belakang permukiman warga berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Lawang Kidul Iptu Chandra Kirana,SH. MH menyampaikan bahwa setelah menerima informasi mengenai kebakaran tersebut, personel Polsek Lawang Kidul bersama Bhabinkamtibmas segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan unsur pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Supriyono (54), warga Desa Tegal Rejo RT 05, yang saat melintas di sekitar lokasi melihat adanya api dari area lahan belukar di belakang permukiman warga. Ia kemudian meminta bantuan warga sekaligus menghubungi petugas terkait.

Sekitar pukul 14.30 WIB, Bhabinkamtibmas bersama anggota piket Polsek Lawang Kidul tiba di lokasi. Petugas kemudian bersama Damkar PT Bukit Asam Tbk., PT PPA dan PT SBS, serta warga sekitar langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas.

Proses pemadaman dilakukan menggunakan mobil pemadam kebakaran dan peralatan yang tersedia. Warga turut membantu dengan peralatan sederhana untuk memutus penyebaran api di sekitar lahan yang terbakar.

Sekitar pukul 16.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Setelah pemadaman, warga bersama petugas tetap melakukan pemantauan dan siaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali bara api.

Berdasarkan hasil pendataan awal, lahan yang terbakar merupakan lahan belukar dengan luas kurang lebih 2.500 meter persegi. Api juga sempat merambat hingga mendekati perbatasan kebun karet milik warga. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut.

Dari hasil pengecekan di lapangan, lokasi kebakaran tersebut tidak termasuk titik hotspot yang terpantau. Sementara itu, penyebab pasti munculnya api hingga saat ini belum dapat dipastikan karena lokasi merupakan lahan belukar dan berdasarkan keterangan warga tidak terdapat aktivitas di area tersebut.

Kapolsek Lawang Kidul mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak meninggalkan api setelah melakukan aktivitas pembakaran sampah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Apabila menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujar Kapolsek Lawang Kidul.

Jajaran Polsek Lawang Kidul juga akan melakukan langkah lanjutan dengan mendata serta meminta keterangan saksi untuk mengetahui lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut. Bhabinkamtibmas juga akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Keberhasilan pemadaman ini menjadi bukti pentingnya respons cepat dan sinergi antara TNI-Polri, unsur perusahaan, pemerintah setempat dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar setiap kejadian kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan mengancam permukiman maupun perkebunan warga.

(SETHO  KOMPAS.SBS)

SETA HARTOKO
SETA HARTOKO
Tegas Lugas Easy going Good listening

Popular Articles