Kompas – SBS LANGKAT
Warga Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di area perladangan kelapa sawit. Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan mengalami luka serius berupa putusnya pergelangan tangan kanan, yang diduga dimangsa hewan liar.

Korban berhasil diidentifikasi sebagai Tosa Sembiring (29), seorang petani warga Dusun IV Lau Mulgap, Desa Garunggang. Penemuan mengerikan ini terungkap pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Ditemukan Saat Anjing Menggongong
Kronologi penemuan bermula ketika saksi Mhd Basri (44) datang ke ladang kontrakannya untuk mengecek hasil penyemprotan rumput. Dari jarak sekitar 30 meter, ia melihat seekor anjing peliharaannya menggongong keras di dekat sebuah sepeda motor Honda Supra 125 tanpa nomor polisi yang tergeletak di pinggiran ladang.

Curiga, Basri mendekati lokasi dan menemukan sesosok tubuh laki-laki dalam posisi telungkup. Tubuh korban sudah mengeluarkan bau busuk yang menyengat dan dikerumuni belatung. Yang lebih mengejutkan, Basri menemukan potongan pergelangan tangan di sekitar lokasi, namun bagian tangan yang putus tidak ditemukan di TKP.

“Saat itu saya langsung lari ke warung terdekat untuk memberitahu Kepala Dusun dan warga, termasuk istri korban,” ujar Basri saat dikonfirmasi.
Istri Korban Identifikasi Melalui Pakaian
Warga yang dipimpin Kepala Dusun IV, Feri Kurniawan, segera menuju lokasi. Bersama Cikep Ginting dan Lida Br Ginting (istri korban), mereka memeriksa jenazah tersebut. Lida mengenali jenazah itu sebagai suaminya, Tosa Sembiring, setelah melihat celana panjang yang dikenakan korban merupakan pakaian sehari-hari suaminya.
Lida menceritakan bahwa terakhir kali ia bertemu dan berbicara dengan Tosa pada Senin (31/8/2026) pukul 13.00 WIB di rumah. Sejak saat itu, Tosa tidak pernah pulang hingga hari penemuan jenazah.
Kondisi fisik korban saat ditemukan sangat memprihatinkan. Julianta Br Purba dari Puskesmas Kecamatan Kuala, yang turut memeriksa di TKP, menyatakan bahwa tubuh korban sudah dalam tahap pembusukan lanjut, membengkak, berulat, dan pergelangan tangan kanannya terpelas secara tidak wajar.
“Potongan tangan tidak ada di lokasi, kemungkinan besar sudah dimakan hewan liar karena lamanya jenazah tergeletak di area terbuka,” jelas sumber kepolisian.
Polisi Amankan Barang Bukti
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Kuala AKP Syamsul Bahri, S.E., M.H., langsung memimpin tim gabungan yang terdiri dari Kanit Reskrim, Intel, SPKT, serta Tim INAFIS Polres Langkat ke lokasi kejadian.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (OTKP), mengumpulkan barang bukti berupa sepeda motor milik korban, serta mendalami keterangan saksi-saksi. Jenazah Tosa Sembiring kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses visum et repertum dan otopsi guna mengetahui penyebab kematian yang pasti.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki apakah kasus ini murni kecelakaan, sakit mendadak, atau adanya unsur pidana. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan kooperatif selama proses penyelidikan berlangsung.
(Warianto)


