Top 5 This Week

Related Posts

Terobosan RSUD Prof. Anwar Makkatutu Nyawa Nomor Satu

BANTAENG — KOMPAS. Komitmen pelayanan kesehatan yang humanis dan cepat kini menjadi wajah baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. dr. H. M. Anwar Makkatutu, Kabupaten Bantaeng.

Di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur, dr. Yusril, pihak rumah sakit menegaskan prinsip utama: keselamatan nyawa pasien berada di atas segalanya, sementara urusan administrasi bisa menyusul.Rabu 29/07/2026

Hal tersebut ditegaskan dr. Yusril saat ditemui di ruang rapat RSUD Prof. Anwar Makkatutu. Menurutnya, penanganan medis tidak boleh tertunda hanya karena kendala berkas atau administrasi.

“Kami mengutamakan pelayanan dan penanganan pasien terlebih dahulu. Ini menyangkut nyawa manusia yang harus segera ditolong. Mengenai administrasi, itu belakangan. Yang terpenting adalah keselamatan pasien,” tegas dr. Yusril.

Tidak hanya soal penanganan medis mendesak, pola pendekatan kepada pasien juga dibenahi secara intensif.

Setiap pagi dan sore, Dr. Yusril rutin mengontrol langsung kondisi para pasien rawat inap bersama perawat dan bidan yang bertugas.

Ia turun langsung menyapa pasien untuk memastikan fasilitas dan pelayanan berjalan dengan baik.

Dr. Yusril juga menekankan pentingnya sikap ramah dari para petugas, mulai dari area resepsionis hingga ruang perawatan.

Budaya senyum, sapa, dan ramah diwajibkan bagi seluruh garda terdepan rumah sakit saat melayani pasien maupun keluarga pengunjung.

“Orang yang datang ke sini dalam keadaan sakit. Kalau petugasnya berwajah kusam atau tidak ramah, itu makin menambah rasa sakit dan bikin kesal.

Pasien pasti beranggapan negatif Karena itu, senyum dan keramahan adalah bagian dari terapi pemulihan,” tambahnya.

Bahkan, dr. Yusril membuka ruang aduan terbuka bagi masyarakat. Jika ada pelayanan yang dirasa kurang nyaman, masyarakat diminta untuk tidak ragu melapor langsung kepadanya.

Selama menjabat, ia berkomitmen untuk terus membina dan membenahi mental pelayanan para petugas.

Pembenahan Poliklinik Gigi demi Kenyamanan Selain kualitas pelayanan, penataan fasilitas fisik juga terus berjalan secara bertahap.

Salah satu pembenahan yang signifikan terlihat pada layanan Poliklinik Gigi.

Untuk memudahkan akses, khususnya bagi anak-anak dan lanjut usia (lansia), Poliklinik Gigi yang tadinya berada di lantai dua kini dipindahkan ke area belakang, memanfaatkan bekas ruang darurat lama.

“Masyarakat yang ingin merawat atau mencabut gigi tidak perlu lagi naik ke lantai dua. Kami sediakan area khusus di bawah yang lebih responsif dan ramah untuk anak-anak, dewasa, maupun lansia,” tutup dr. Yusril dengan senyum ramah.

 

 

Laporan. : Suarni Kabiro Bantaeng Sulsel 

Popular Articles