Top 5 This Week

Related Posts

Musda I APPSI Simalungun Tetapkan Seprijon Saragih sebagai Ketua, Siap Revitalisasi dan Digitalisasi Pasar

Musda I APPSI Simalungun Tetapkan Seprijon Saragih sebagai Ketua, Siap Revitalisasi dan Digitalisasi Pasar

Kompas.sbs | DOLOK PANRIBUAN – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Simalungun sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I di Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Jumat (10/7/2026). Dalam forum tersebut, Seprijon Maujana Saragih, S.H., M.H. resmi terpilih sebagai Ketua DPD APPSI Kabupaten Simalungun untuk memimpin organisasi pedagang pasar di wilayah tersebut.

Terpilihnya Seprijon diharapkan membawa semangat baru bagi kemajuan pasar tradisional melalui program revitalisasi infrastruktur pasar, digitalisasi perdagangan, serta penguatan stabilitas harga kebutuhan pokok demi meningkatkan kesejahteraan para pedagang.

Ketua Harian DPW APPSI Sumatera Utara, Budi Hartoyo Damanik, S.E., M.M., menegaskan bahwa APPSI harus menjadi wadah perjuangan dan perlindungan bagi seluruh pedagang pasar.

“Siapa pun pedagang yang memiliki keluhan, APPSI harus hadir sebagai tempat menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan solusi. Kami juga mendukung penuh langkah Ketua Umum dan Ketua DPW dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar,” ujarnya.

Menurut Budi, salah satu strategi yang perlu diwujudkan adalah pembangunan gudang penyimpanan komoditas milik APPSI agar distribusi barang lebih terkontrol dan gejolak harga dapat ditekan.

“Komisariat di tingkat bawah harus terus berkoordinasi dengan DPC agar pengendalian harga bisa berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPW APPSI Sumut, Yusuf Nasution, menyampaikan bahwa konsolidasi organisasi APPSI di Kabupaten Simalungun telah rampung.

“DPD APPSI Simalungun sudah terbentuk secara lengkap. APPSI hadir sebagai mitra pedagang dan siap bekerja sama dengan pemerintah untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pedagang pasar,” tegasnya.

Ketua Korwil I DPW APPSI Sumut sekaligus panitia Musda, Misbah, mengatakan bahwa setelah terbentuknya kepengurusan baru, organisasi akan segera menyusun program kerja yang berorientasi pada kebutuhan pedagang.

Musda I APPSI Kabupaten Simalungun dipimpin oleh Yusuf Nasution selaku Ketua Sidang, didampingi Misbah sebagai Sekretaris Sidang, serta anggota sidang Suwarno, S.E., M.M., Marjo Situmorang, dan Syaiful Amri. Turut hadir pula Wakil Bendahara DPW APPSI Sumut, Harinovina.

Usai terpilih, Seprijon Maujana Saragih menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur pasar menjadi prioritas utama kepengurusannya.

“Pedagang sangat berharap adanya perhatian serius terhadap kondisi pasar agar menjadi lebih layak, bersih, dan nyaman. Saat ini terdapat sekitar 10 pasar tradisional di Kabupaten Simalungun yang menjadi prioritas untuk direvitalisasi,” ujarnya.

Selain revitalisasi fisik, Seprijon juga menekankan pentingnya transformasi digital bagi pedagang pasar.

“Pedagang harus mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi pasar merupakan kebutuhan agar pedagang tradisional mampu bersaing di era modern,” katanya.

Musda I APPSI Simalungun juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Simalungun. Bupati Simalungun yang diwakili Camat Dolok Panribuan bersama Anggota DPRD Kabupaten Simalungun Fraksi Golkar, Eva Rontaline Sinaga, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan APPSI yang dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat sektor perdagangan rakyat.

“Kehidupan masyarakat tidak terlepas dari aktivitas perdagangan. Banyak warga Simalungun berprofesi sebagai petani sekaligus pedagang hasil pertanian. APPSI diharapkan mampu mengembangkan potensi tersebut sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Eva.

Ia juga mendukung rencana pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) sebagai upaya memperkuat sinergi antara petani, pedagang, dan pemerintah.

“Ke depan, Kopdes diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, keterlibatan aktif pedagang dan petani sangat diperlukan agar program pemerintah dapat berjalan optimal,” tambahnya.

Dukungan serupa datang dari Kapolres Simalungun yang diwakili Kapolsek Dolok Panribuan, AKP P. Damanik. Ia mengapresiasi keberadaan APPSI hingga ke tingkat kecamatan dan menyatakan kesiapan Polri untuk mendukung program-program organisasi tersebut.

“Ini merupakan langkah positif karena organisasi pedagang kini hadir hingga ke tingkat kecamatan. APPSI akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sektor perdagangan dan mendukung program Koperasi Desa. Kepolisian siap mendukung setiap langkah positif yang dilakukan APPSI demi kemajuan masyarakat,” pungkasnya.

Musda I DPD APPSI Kabupaten Simalungun diharapkan menjadi awal penguatan organisasi pedagang pasar dalam memperjuangkan kepentingan anggotanya melalui peningkatan kualitas pasar tradisional, digitalisasi perdagangan, serta kolaborasi dengan pemerintah guna mewujudkan perekonomian daerah yang lebih maju dan berdaya saing.

Narasumber: Ketua DPC MAI Kota Medan Suwarno, S.E., M.M.

Kamidi, CFLE., Jurnalis & Penggiat Sosial.

Popular Articles