Top 5 This Week

Related Posts

Keuchik Gp. Keuneukai Bawa Misi Belajar Sekaligus Promosikan Sabang ke Tingkat Nasional | Kompas.sbs.-News.

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.

Dua Keuchik Kota Sabang Terpilih Ikuti Program “Kepala Desa Masuk Kampus” di Universitas Indonesia, Bawa Misi Belajar Sekaligus Promosikan Sabang ke Tingkat Nasional

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
Depok | 30 Juni 2026 –KOMPAS.SBS.-NEWS.||  Prestasi membanggakan kembali ditorehkan aparatur gampong Kota Sabang. Dua keuchik terbaik dari kota paling barat Indonesia dipercaya mengikuti Program “Kepala Desa Masuk Kampus” yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026.

Program bergengsi berskala nasional tersebut diikuti kepala desa dan keuchik terpilih dari berbagai provinsi sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan desa, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta mendorong lahirnya inovasi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dua keuchik yang mewakili Kota Sabang adalah Keuchik Gampong Keuneukai, Kecamatan Sukamakmue, Mahyudin, dan Keuchik Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Eddy Syahputra, SH. Terpilihnya kedua pemimpin gampong tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota Sabang sekaligus menunjukkan bahwa aparatur gampong di daerah terus mendapat kepercayaan untuk meningkatkan kapasitas melalui pendidikan dan penguatan kepemimpinan.

Selama mengikuti kegiatan, para peserta memperoleh pembekalan dari sejumlah pejabat pemerintah pusat, akademisi, serta praktisi. Salah satu materi utama disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, yang menekankan pentingnya membangun kepemimpinan desa yang visioner, inovatif, profesional, transparan, dan adaptif dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional.

Materi yang diberikan juga mengulas strategi pembangunan desa yang berdampak langsung kepada masyarakat, penguatan kolaborasi antarlembaga, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pengembangan budaya inovasi sebagai fondasi mewujudkan desa mandiri dan berdaya saing.

Keuchik Gampong Keuneukai, Mahyudin, mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari program nasional tersebut. Menurutnya, kesempatan belajar di Universitas Indonesia merupakan pengalaman yang sangat berharga untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kualitas kepemimpinan di tingkat gampong.

“Alhamdulillah, kami bersyukur mendapat kesempatan mewakili Kota Sabang dalam Program Kepala Desa Masuk Kampus yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri di Universitas Indonesia. Banyak ilmu, pengalaman, dan wawasan baru yang kami peroleh, khususnya mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, inovasi, dan strategi pembangunan gampong. Insya Allah seluruh ilmu yang didapat akan kami terapkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memajukan Gampong Keuneukai agar semakin mandiri, inovatif, dan sejahtera,” ujar Mahyudin.

Tidak hanya mengikuti proses pembelajaran, Mahyudin juga memanfaatkan forum nasional tersebut sebagai panggung untuk memperkenalkan potensi Kota Sabang kepada peserta dari seluruh Indonesia. Ia secara aktif mempromosikan Sabang sebagai destinasi wisata unggulan yang memiliki keindahan alam, wisata bahari kelas dunia, kekayaan sejarah, budaya, serta kuliner khas yang menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain itu, ia turut mengenalkan berbagai potensi unggulan Gampong Keuneukai, mulai dari pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, pemberdayaan ekonomi warga, penguatan UMKM, hingga peluang investasi yang terus berkembang.

“Kesempatan ini bukan hanya untuk belajar, tetapi juga menjadi ruang memperkenalkan Kota Sabang kepada seluruh kepala desa di Indonesia. Kami mengajak mereka datang menikmati keindahan alam Sabang, wisata bahari, kuliner khas, serta keramahan masyarakatnya. Kami juga memperkenalkan potensi Gampong Keuneukai yang terus berkembang sebagai gampong yang mandiri, inovatif, dan memiliki prospek wisata yang menjanjikan. Semoga semakin banyak wisatawan maupun investor yang mengenal dan berkunjung ke Sabang sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Mahyudin berharap jaringan yang terbangun selama kegiatan dapat melahirkan kolaborasi antargampong dan antardaerah dalam bidang pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, hingga sektor pariwisata. Sinergi tersebut diyakini mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat posisi Kota Sabang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.

Keikutsertaan dua keuchik asal Kota Sabang dalam Program Kepala Desa Masuk Kampus menjadi bukti nyata komitmen aparatur gampong untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan publik melalui pendidikan, pelatihan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Pengalaman dan ilmu yang diperoleh dari Universitas Indonesia diharapkan menjadi modal penting dalam menghadirkan berbagai inovasi pembangunan di tingkat gampong. Di saat yang sama, momentum ini juga menjadi media strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, serta peluang investasi Kota Sabang kepada seluruh penjuru Nusantara.

Dengan semangat belajar, berinovasi, dan berkolaborasi, dua keuchik tersebut membawa nama baik Kota Sabang di tingkat nasional sekaligus mempertegas komitmen bahwa gampong merupakan ujung tombak pembangunan menuju Indonesia yang maju. Dari kampus ternama di Indonesia, mereka membawa pulang ilmu, jejaring, dan harapan besar demi mewujudkan gampong yang semakin maju, masyarakat yang semakin sejahtera, serta Sabang yang semakin dikenal sebagai destinasi wisata dan investasi unggulan di tingkat nasional maupun internasional.

-Reporter/Perss Media KOMPAS.SBS.-Wilayah Sabang : MJ Novi Karno 

-Sumber/Rilis/Photo – Wartawan Kompas.sbs.Sabang/Keuchik Gampong Keuneukai

-RedaksiNasional : KOMPAS.SBS.

Popular Articles