Top 5 This Week

Related Posts

Dugaan Upaya Bungkam Media Warnai Pengusutan Kasus Solar Subsidi Lintang Batang

KUBU RAYA – Kasus dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang mencuat di kawasan Lintang Batang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, terus menjadi sorotan. Temuan aktivitas di sebuah gudang yang disebut milik SN memunculkan dugaan adanya praktik penimbunan BBM bersubsidi yang berpotensi melanggar ketentuan distribusi energi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan keterlibatan sejumlah pihak turut mencuat dalam kasus tersebut. Sorotan publik semakin menguat setelah media online Corong Kasus News menerbitkan laporan terkait dugaan penimbunan solar bersubsidi pada Rabu (3/6/2026) sore.

Tidak lama setelah pemberitaan dipublikasikan, seorang oknum anggota TNI berinisial SNY yang disebut menjabat sebagai Komandan Denintel diduga mendatangi kediaman pimpinan umum media tersebut. Dalam pertemuan yang berlangsung singkat itu, SNY disebut meminta agar pemberitaan terkait dugaan penimbunan solar bersubsidi diturunkan dari media.

Menurut keterangan yang diperoleh, beberapa saat setelah percakapan berlangsung, SNY menuju kendaraan pribadinya yang terparkir di depan lokasi. Ia kemudian menghubungi pimpinan umum media tersebut dan meminta untuk mengambil sesuatu dari dalam kendaraan yang diduga berupa sejumlah uang. Namun, permintaan tersebut disebut ditolak oleh pimpinan media.

Pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB, empat orang yang disebut berasal dari satuan Kavaleri kembali mendatangi lokasi yang sama. Mereka diduga menyampaikan permintaan serupa agar pemberitaan mengenai kasus tersebut tidak dilanjutkan. Selain itu, mereka juga disebut menawarkan sejumlah uang dengan tujuan menghentikan publikasi kasus yang tengah menjadi perhatian publik tersebut.

Rangkaian peristiwa tersebut memunculkan dugaan adanya upaya intervensi terhadap kerja jurnalistik dalam proses peliputan kasus dugaan penimbunan BBM solar bersubsidi. Dugaan tersebut kini menjadi perhatian karena menyangkut kebebasan pers dan hak publik untuk memperoleh informasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi dan informasi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.

Sumber : Media Online Corong Kasus News

Popular Articles