Top 5 This Week

Related Posts

Pengecer inisial ‘S’ Beri Klarifikasi Terkait Jual Pupuk Subsidi Diatas Harga HET

 

Banyuasin, Kompas SBS,-

Pengecer pupuk subsidi inisial, “S” memberikan klarifikasi terkait adanya dugaan penjualan pupuk subsidi di atas harga HET diwilayah pertanian Desa Teluk Tenggulang Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin, Klarifikasi ini disampaikannya pada Selasa 12 mei 2026, sebagai tanggapan atas pemberitaan media ini, Senin (11/mei/2026) yang berjudul. Pengecer Inisial ‘S’ Di Tungkal Ilir Diduga Nakal, Jual Pupuk Bersubsidi Melebihi Harga HET.

Menurut keterangan salah satu kelompok tani desa teluk tenggulang dalam video klarifikasi nya mengatakan bahwa terkait penyaluran pupuk subsidi di kelompok nya sudah sesuai harga HET Rp.90.000 dan Rp.92.000, tidak benar yang dikatakan di dalam berita, memang ada kelebihan itu buat ongkos angkut sampai ke rumah petani masing-masing dan itu semua hasil dari musyawarah kelompok, Ucapnya.

Begitu juga dalam keterangannya, pengecer inisial ‘S’ juga menegaskan bahwa pemberitaan yang beredar tidak benar dan akan memberikan beberapa penjelasan untuk meluruskan informasi yang berkembang.

Menanggapi tuduhan
bahwa, penjualan pupuk subsidi di atas harga HET pada kelompok tani desa teluk Tenggulang, adanya dugaan penjualan pupuk subsidi dengan harga Rp.105.000, Sampai ke rumah petani seperti di dalam berita, dirinya menyatakan bahwa, seluruh perencanaan dan alokasi pupuk subsidi telah melalui mekanisme resmi. Berdasarkan petunjuk tekhnis.

Pengecer inisial ‘S’ selaku pemilik kios membenarkan bahwa kelompok tani Desa Teluk Tenggulang ambil pupuk di kiosnya.

Ya memang kelompok tani di Desa Teluk Tenggulang ambil dari sini, disini harganya sesuai dengan harga HET Rp.92.000 untuk Ponska dan Rp.90.000 untuk urea” Ujarnya kepada media, selasa (12/05/2026).

Pengecer inisial ‘S’ juga mengatakan, benar ambil pupuk dari saya sesuai HET Rp.92.000 dan Rp.90.000 per karung ditambah biaya kendaraan menjadi Rp.105.000 Sampai ke rumah petani dan itupun mereka rundingan sendirian Ucapnya.

“Terkait dengan sorotan sejumlah petani yang tidak mau disebutkan namanya dalam berita yang mengungkapkan bahwa adanya penebusan pupuk subsidi diatas harga HET yang Disampaikan dalam keterangan narasumber tersebut itu tidak benar, Jelasnya.

“Perlu saya jelaskan terkait pemberitaan yang beredar penyaluran pupuk subsidi bahwasanya sudah kami lakukan dengan baik sesuai harga HET Rp.90.000 dan Rp.92.000 , Ungkapnya.

“S” pun menghimbau kepada masyarakat petani untuk menyampaikan keluhan atau pertanyaan langsung kepada saya selaku pengecer pupuk atau pemilik kios pupuk subsidi agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Kami selalu terbuka terhadap kritik dan saran. Jika ada hal yang perlu diklarifikasi, kami siap menjelaskan secara transparan. Saya menghimbau masyarakat petani untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar,” tutupnya.

(Dedek Candra)

Popular Articles