Top 5 This Week

Related Posts

Polresta Pontianak dan Pemkot Bahas Penertiban Kawasan Ambalat, Wujudkan Kota Tertib dan Representatif

Pontianak, Polda Kalbar – Polresta Pontianak bersama Pemerintah Kota Pontianak menggelar Rapat Koordinasi Penertiban dan Penataan Kawasan Jalan Budi Karya (Ambalat), Senin (11/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kegiatan berlangsung di Kapuas Ballroom Presisi Polresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Kecamatan Pontianak Selatan.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Pontianak,

Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., bersama Wali Kota Pontianak Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T., serta dihadiri unsur Forkopimda, pejabat instansi terkait, tokoh masyarakat, ketua RT/RW,

pemilik usaha, hingga perwakilan pedagang gerobak di kawasan Jalan Budi Karya atau yang dikenal masyarakat sebagai kawasan Ambalat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya perwakilan Dandim 1207/Pontianak Kapten Inf Edison Sianturi, Danramil 1207-02/Pontianak Selatan Mayor Inf Supanggih, Kasatintelkam Polresta Pontianak AKP Reynaldi Guzel,

S.I.K., Kasatreskrim AKP Happy Margowati Suyono, S.I.K., M.H., Kasat Lantas AKP Supriyanto, S.H., M.A.P., Kasat Samapta AKP Suwanto, S.H., Kapolsek Pontianak Selatan AKP Inayatun Nurhasanah, S.H.,

Kepala Satpol PP Kota Pontianak Drs. Ahmad Sudiyantoro, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak H. Yuli Trisna Ibrahim, S.T., M.T., Camat Pontianak Selatan, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah awal dalam membahas penanganan kawasan Jalan Budi Karya (Ambalat) yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Menurutnya, berbagai keluhan terkait kondisi kawasan tersebut kerap disampaikan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Permasalahan yang muncul di antaranya menyangkut ketertiban umum, arus lalu lintas, kebersihan lingkungan, hingga aktivitas pedagang yang dinilai perlu ditata secara lebih baik.

“Kegiatan ini bukan semata-mata penertiban, namun bagaimana kita bersama-sama mencari solusi terbaik agar kawasan Ambalat menjadi lebih tertib, nyaman, aman, dan tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk berusaha,” ujar Kapolresta.

Ia juga menjelaskan bahwa kawasan Jalan Budi Karya merupakan salah satu jalur strategis yang kerap dilalui tamu-tamu dari luar daerah maupun tamu internasional, termasuk peserta kegiatan AVC yang menginap di Hotel Novotel Pontianak.

Karena itu, kondisi kawasan tersebut dinilai turut mempengaruhi citra Kota Pontianak di mata para pengunjung.

Kapolresta menegaskan pentingnya sinergi antara aparat pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat dalam mewujudkan penataan kawasan yang humanis dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan dukungannya terhadap upaya penataan kawasan Ambalat sebagai bagian dari program penataan kota dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.

Menurutnya, Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen menghadirkan tata kota yang rapi, nyaman, dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat kecil, khususnya para pelaku usaha dan pedagang.

“Penataan kawasan ini harus dilakukan secara bersama-sama dengan pendekatan yang humanis. Pemerintah tidak ingin mematikan usaha masyarakat, tetapi bagaimana menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, dan nyaman untuk semua,” ungkap Edi.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Sejumlah masukan dan aspirasi dari pedagang maupun tokoh masyarakat turut disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan langkah penataan kawasan ke depan.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan tercipta kesepahaman bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung penataan kawasan Jalan Budi Karya (Ambalat) agar menjadi kawasan yang lebih tertib, aman, representatif, dan membanggakan bagi Kota Pontianak.(DN.A)

Popular Articles