Jakarta, Kompas.sbs – Aparatur Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, memanfaatkan lahan kosong di halaman belakang kantor kecamatan untuk kegiatan urban farming sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus penghijauan di wilayah perkotaan.
Wakil Camat Kalideres, Ziki Zulkarnaen, mengatakan lahan tersebut saat ini dimanfaatkan untuk pembibitan tanaman kangkung dan bayam yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Selain pembibitan sayuran, halaman belakang Kantor Kecamatan Kalideres sebelumnya juga telah dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman produktif seperti sukun, pandan, dan singkong,” ujar Ziki usai meninjau lahan urban farming di belakang Kantor Kecamatan Kalideres, Senin (11/5).
Menurut Ziki, pemanfaatan lahan kantor untuk urban farming merupakan bagian dari upaya pemerintah kecamatan dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kalideres.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan masing-masing agar tetap produktif melalui penanaman tanaman yang bermanfaat.
“Kami mengimbau warga agar lahan yang tersedia, meskipun terbatas, dapat dimanfaatkan untuk urban farming dengan menanam berbagai tanaman yang memiliki nilai guna,” katanya.
Ziki menilai urban farming menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan lahan sempit di kawasan perkotaan agar tetap produktif serta memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat.
Melalui program ini, pihak kecamatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan lahan kosong semakin meningkat, sekaligus mendukung program penghijauan dan penguatan ketahanan pangan di Jakarta Barat.
Jurnalis: RA

