Top 5 This Week

Related Posts

Harga Gas Elpiji 12 Kg Naik ke Rp435 Ribu, KWI NTT: Jangan Matikan UMKM

Kupang – Ketua DPD Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) NTT Arifin mendesak Pemerintah Kota Kupang tidak menaikkan harga gas Elpiji secara sepihak tanpa mempertimbangkan nasib masyarakat kecil dan pelaku UMKM kuliner.

Ketua DPD KWI NTT

Desakan itu disampaikan Arifin setelah menghimpun keterangan dari sejumlah pelaku UMKM dan warga pengguna gas Elpiji 12 kg di Kota Kupang, Kamis 8/5/2026.

“Kondisi ekonomi saat ini sudah tidak menentu. Masyarakat kembali dihadapkan pada kenyataan pahit. Harga gas Elpiji 12 kg melonjak dari Rp260.000 menjadi Rp435.000 per tabung. Ini sangat membebani masyarakat kecil, terutama pelaku UMKM kuliner,” tegas Arifin.

Menurutnya, kenaikan hingga 67% tersebut berisiko mematikan usaha kecil yang sedang berupaya menjaga perputaran ekonomi tetap stabil.

“Pemerintah seharusnya hadir dengan kebijakan yang berpihak pada rakyat dan mendukung keberlangsungan UMKM. Kalau caranya seperti ini, bukan mendukung tapi justru mematikan pelaku UMKM kuliner,” tambahnya.

Arifin mengaku sudah turun langsung mendengar keluhan para pelaku usaha di lapangan. Rata-rata mereka kecewa dan khawatir tidak mampu bertahan.

“Banyak yang putus asa. Biaya operasional naik, lalu harga jual ke pelanggan juga harus naik. Ujungnya daya beli masyarakat yang turun,” jelasnya.

Gas LPG

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kota Kupang dan Pertamina belum memberikan keterangan resmi meski sudah coba dikonfirmasi.

Popular Articles